Aksi Janaka Adiwiyata Bentuk Karakter Siswa Berkebutuhan Khusus

Dilihat 37 kali
Tanam pohon dan penyerahan drum komposter di halaman SLB Ma'arif oleh Uswatun Wulandari dan Kepala SLB Ma'arif, Roykhan Mubarak.

BERITAMAGELANG.ID - Sekolah Luar Biasa (SLB) Ma'arif Muntilan, menjadi satu-satunya sekolah di Kabupaten Magelang yang menjadi sekolah Adiwiyata untuk melaksanakan program Aksi Janaka (Akselerasi Jaringan Kerja Adiwiyata), sehingga bisa pembentukan karakter bagi peserta didik di lingkungan sekolah berkebutuhan khusus.

"SLB Ma'arif Muntilan luar biasa, merupakan satu-satunya sekolah dengan peserta didik berkebutuhan khusus menjadi sekolah Adiwiyata," kata Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup pada DLH Kabupaten Magelang, Uswatun Wulandari, di SLB Ma'arif Muntilan, Kamis (9/7/2026).

Sebelum mengikuti kegiatan 'In House Training (IHT) Pelatihan Pemilahan Sampah Penggunaan Komposter dan Penanaman Pohon bagi Seluruh Guru dan Karyawan SLB Ma'arif Muntilan,' dengan nara sumber Wakidah Kurniawati dari DLH Kabupaten Magelang, terlebih dahulu dilakukan penanaman pohon dan penyerahan drum komposter di halaman sekolah oleh Uswatun Wulandari kepada Kepala SLB Ma'arif, Roykhan Mubarak. 

Menurut Wulandari, di SLB Ma'arif yang menjadi sekolah Adiwiyata dengan melaksanakan program Aksi Janaka, melibatkan peserta didik  berkebutuhan khusus. Maka Aksi Janaka di SLB tersebut, ada keunggulan dan keistimewaan tersendiri.

"Saya yakin, peserta didik di SLB Ma'arif sangat bisa untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan di sekolah," jelasnya.

Ia melanjutkan, untuk melatih peserta didik yang kebutuhan khusus dalam memilah dan pengelolaan sampah, para guru membentuk jejaring bank sampah di sekolah. Dengan membentuk jejaring dan kolaborasi multipihak yang melibatkan peserta didik, untuk mengelola sampah dari sumbernya, karena pola tersebut memperkuat ekonomi sirkular melalui bank sampah di sekolah.

Wakidah Kurniawati menambahkan, program Aksi Janaka sekolah Adiwiyata di SLB Ma'arif ini, bertujuan untuk

pembentukan karakter bagi peserta didik, agar guru selalu diajarkan atau menyampaikan pesan cara dalam memilah dan mengumpulkan sampah sesuai fungsi dan tempatnya.

Kepala SLB Ma'arif, Roykhan Mubarak berharap, Aksi Janaka Sekolah Adiwiyata menjadi kelas alam bagi peserta didik untuk menambah wawasan pengetahuan tentang lingkungan, menjaga, merawat dan menyiram tanaman supaya bisa tumbuh dengan baik.

Selain merawat dan menyiram, peserta didik berkebutuhan khusus yang belajar di SLB Ma'arif ini, juga diajarkan untuk memilah sampah ditaruh di tempat sampah yang tersedia sesuai keperuntukannya.

Ia berharap, pelatihan tersebut menambah pengetahuan akan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih, nyaman dan aman bagi peserta didik. Sebab output memilah sampah, tidak hanya membuat bersih lingkungan sekolah, tetapi bermanfaat dan juga mendapatkan nilai ekonomi dari memilah sampah.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

FORKAB Kabupaten Magelang 2026 resmi dibuka! Semangat sportivitas, kebersamaan memenuhi GOR Pakubumi, Sabtu (4/7/2926). Di balik serunya pertandingan, ajang ini juga menjadi seleksi bagi para pegiat olahraga masyarakat terbaik Kabupaten Magelang untuk melaju ke Festival Olahraga Daerah (FORDA) Jawa Tengah hingga Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS). 💪✨

♬ original sound - kominfomagelang