Guru SDN Karanganyar Borobudur Dibekali Penyusunan Modul Ajar Adiwiyata

Dilihat 103 kali
Pelatihan menyusun materi pembelajaran berbasis Adiwiyata, di SDN Karanganyar, Kecamatan Borobudur.

BERITAMAGELANG.ID - Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) bekerja sama dengan SD Negeri Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, menggelar pelatihan penyusunan kurikulum modul ajar berbasis Adiwiyata. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup.


Dosen Unimma, Puji Rahmawati, mengatakan pelatihan difokuskan pada pendampingan penyusunan komponen materi pembelajaran secara mendalam agar modul ajar selaras dengan program sekolah Adiwiyata.


"Pelatihan ini merupakan proses membimbing guru dalam menyusun dokumen pembelajaran mendalam agar modul ajar terintegrasi dengan aspek program sekolah Adiwiyata," ujarnya di SDN Karanganyar, Rabu (8/7/2026).


Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti seluruh guru dan Kepala SDN Karanganyar. Selain itu, pelatihan juga melibatkan lima mahasiswa Unimma yang didampingi seorang dosen pembimbing.


Menurut Puji Rahmawati, antusiasme para peserta menjadi motivasi bagi tim Unimma untuk terus mendampingi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada pelestarian lingkungan.


"Partisipasi aktif para guru menjadi semangat bagi kami untuk terus mendampingi penyusunan pembelajaran mendalam yang terintegrasi dengan program Adiwiyata," katanya.


Ia berharap hasil pelatihan dapat diterapkan pada proses pembelajaran di semester baru sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, inovatif, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta didik.


Sementara itu, mahasiswa Unimma yang turut menjadi pendamping, Estu Putra Pamungkas, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga dalam memahami penyusunan modul ajar yang tidak hanya berfokus pada capaian pembelajaran, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan.


"Materi yang disampaikan sangat jelas sehingga mudah dipahami dan dipraktikkan. Nilai-nilai menjaga kebersihan, merawat lingkungan, dan pelestarian alam penting diajarkan sejak dini kepada peserta didik," ujarnya.


Kepala SDN Karanganyar, Suci Ratnawati, menyampaikan apresiasi atas dukungan Unimma dalam mendampingi penyusunan perangkat pembelajaran berbasis Adiwiyata. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat pendidikan lingkungan di sekolah.


"Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis Adiwiyata yang berkualitas, inovatif, dan berpusat pada peserta didik," katanya.


Ia berharap kolaborasi antara SDN Karanganyar dan Unimma dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang mendukung peningkatan mutu pendidikan sekaligus memberikan manfaat bagi guru, peserta didik, maupun sekolah.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

FORKAB Kabupaten Magelang 2026 resmi dibuka! Semangat sportivitas, kebersamaan memenuhi GOR Pakubumi, Sabtu (4/7/2926). Di balik serunya pertandingan, ajang ini juga menjadi seleksi bagi para pegiat olahraga masyarakat terbaik Kabupaten Magelang untuk melaju ke Festival Olahraga Daerah (FORDA) Jawa Tengah hingga Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS). 💪✨

♬ original sound - kominfomagelang