BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 20 Dewan Hakim dikukuhkan untuk menilai 443 peserta Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK), dan Festival Rebana Kabupaten Magelang 2026. Mereka diminta memastikan setiap peserta dinilai secara objektif tanpa keberpihakan.
Pesan tersebut disampaikan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Magelang, David Rudyanto, saat pengukuhan Dewan Hakim dan Panitera di Ruang Command Center Pusaka Gemilang, Setda Kabupaten Magelang, Kamis (8/10/2026).
David menegaskan, tugas Dewan Hakim bukan sekadar menentukan hasil perlombaan, tetapi menjaga kredibilitas seluruh proses penilaian. Karena itu, kejujuran, keadilan, independensi, profesionalitas, dan integritas harus menjadi dasar dalam menjalankan amanah.
"Junjung tinggi kejujuran, keadilan, independensi, profesionalitas, dan integritas dalam setiap proses penilaian. Hindari segala bentuk keberpihakan dan laksanakan penilaian berdasarkan kemampuan peserta serta pedoman yang telah ditetapkan," tegasnya.
Menurut David, pengukuhan tersebut menjadi peneguhan amanah untuk memastikan pelaksanaan MTQ, MQK, dan Festival Rebana berlangsung berkualitas serta dapat dipertanggungjawabkan.
Ia berharap proses penilaian yang profesional melahirkan qari-qariah, hafizh-hafizhah, serta generasi Qur'ani Kabupaten Magelang yang mampu berprestasi hingga jenjang lebih tinggi.
"Melalui proses penilaian yang objektif dan profesional, akan lahir generasi Qur'ani Kabupaten Magelang yang mampu berprestasi dan membawa nama baik daerah," katanya.
Setelah pengukuhan, Dewan Hakim dan Panitera mengikuti upgrading dengan narasumber dari LPTQ Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi, menyamakan persepsi, serta memperbarui pemahaman mengenai pedoman dan tata cara penilaian.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Magelang, Daryono Umar Singgih mengatakan, 443 peserta merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan.
"Untuk MTQ terdapat 13 cabang lomba putra dan putri dengan 312 peserta. Sedangkan MQK putra dan putri diikuti 48 peserta," jelasnya.
Selain kedua ajang tersebut, Festival Rebana juga menjadi bagian dari rangkaian kompetisi. Festival Rebana dijadwalkan berlangsung 12-13 Oktober 2026, sedangkan lomba MTQ dan MQK digelar 14-15 Oktober 2026.
Seluruh rangkaian lomba tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit unggul generasi Qur'ani di Kabupaten Magelang.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar