Dusun Kwancen Bandongan Dicanangkan Jadi Kampung Pancasila

Dilihat 4056 kali

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Nanda Cahyadi Pribadi bersama Dandim 0705/Magelang dan Kapolres Magelang Kota meresmikan Kampung Pancasila di Dusun Kwancen, Desa Bandongan, Kecamatan Bandongan, Jumat (27/5).


Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0705/Magelang beserta jajarannya yang telah menginisiasi, menggagas serta melaksanakan pencanangan Kampung Pancasila di Desa Bandongan ini.


"Kami tentunya menyambut baik serta siap mendukung keberadaan Kampung Pancasila ini, karena keberadaan Kampung Pancasila sangat bernilai strategis, dalam upaya memantapkan solidaritas serta meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan antar warga yang multi kultur, multi etnik dan multi agama," ucap Nanda.


Menurutnya, wilayah Kabupaten Magelang ini adalah daerah besar dengan bermacam-macam agama, tradisi dan adat istiadat. Sehingga harus perlu dipertahankan bahkan lebih diperkuat lagi. 


Dengan keberadaan Kampung Pancasila ini diharapkan dapat menciptakan suatu media pembelajaran nilai-nilai luhur Pancasila, menumbuhkan kerukunan meski beragam agama, budaya dan bahasa. Selain itu untuk menanamkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dan memberikan pemahaman warga negara dalam menerapkan sila-sila Pancasila.


"Kami berharap dengan Pencanangan Kampung Pancasila di Desa Bandongan ini masyarakat bisa lebih paham tentang Pancasila, sehingga berkeinginan kuat menjaga persatuan dan kesatuan serta mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," katanya.


Dandim 0705/Magelang Letkol Arm Rohmadi menjelaskan pihaknya telah mencanangkan Kampung Pancasila selama kurang lebih 1 bulan di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Magelang.


Menurutnya, semangat gotong-royong dari warga Bandongan inilah yang membuktikan bahwa kegiatan ini sudah mencerminkan nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai luhur Pancasila masih tetap lestari, masih tetap dipertahankan dan tetap dilaksanakan oleh warganya.


"Saya yakin, diawali dengan penerapan nilai luhur Pancasila, kesenian tari dan budaya yang ditampilkan dari desa Bandongan ini bisa kita uri-uri kembali dan kita lestarikan yang nantinya akan tampak Kebhinekaan. Siapa yang mencintai Bangsa Indonesia ini kalau tidak kita sendiri, siapa yang mencintai magelang ini kalau tidak kita sendiri," tandas Letkol Arm Rohmadi.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang