BERITAMAGELANG.ID - Memasuki Triwulan III Tahun 2026,
KPU Kabupaten Magelang mencatat ada 9.308 orang masuk kategori pemilih baru yang
masuk Daftar Pemilih. Sementara 6.346 orang pemilih dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat
(TMS) dikarenakan alih status dari sipil menjadi TNI/POLRI, meninggal dunia, dan
pindah domisili keluar wilayah Kabupaten Magelang. Sedangkan 4.516 orang pemilih
melakukan perbaikan elemen data pemilih seperti perbaikan alamat karena pindah
domisili dalam wilayah Kabupaten Magelang, alih status dari sipil menjadi
TNI/POLRI.
Hal itu mengemuka dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 tingkat Kabupaten Magelang, yang dipimpin Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik, Rabu (30/9/2026), di aula kantor KPU setempat.
"Rapat pleno terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di ditingkat KPU Kabupaten/Kota digelar setiap tiga bulan sekali, untuk merekap adanya pemutakhiran atau perubahan data dari Daftar Pemilih Pemilu atau Pemilihan (Pilkada) terakhir," terang Ahmad Rofik saat memimpin rapat pleno didampingi empat anggota KPU lainnya.
Dalam forum itu Ketua KPU juga membacakan Berita Acara Hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) pada Triwulan III Tahun 2026. Dari 21 kecamatan dan 372 desa di Kabupaten Magelang terekap pemilih laki-laki sebanyak 520.995 orang, pemilih perempuan ada 523.978 orang, sehingga jumlah total pemilih sebanyak 1.044.973 orang.
Dalam kesempatan sama, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Siti Nurhayati menjelaskan, Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) bersumber dari data DPT Pemilu/Pemilihan, data kependudukan yang dikonsolidasikan setiap enam bulan sekali oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan bidang dalam negeri, data yang bersumber dari instansi atau lembaga terkait, serta laporan masyarakat.
"Program kerja KPU Kabupaten Magelang untuk pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan ini diantaranya melaksanakan rapat koordinasi internal evaluasi dan strategi PDPB 2026, evaluasi terhadap capaian Triwulan II Tahun 2026 sebagai dasar penyusunan strategi, menata akurasi, menguatkan demokrasi 2026, serta rapat penyusunan kegiatan PDPB setiap minggunya dalam rapat pleno mingguan," ujarnya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M. Habib Sholeh menyampaikan apresiasi kepada KPU setempat yang telah bekerja keras melaksanakan pemutakhiran daftar pemilih dalam rangka mewujudkan data pemilih akurat, valid, mutakhir, dan komprehensif.
Kegiatan ini turut diikuti pimpinan OPD terkait, pengurus parpol peserta Pemilu 2024, pengurus organisasi perempuan dan kepemudaaan, serta LSM pemerhati Pemilu dan demokrasi.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar