Jalur Evakuasi Menoreh Ambles Menyerupai Sumur

Dilihat 2546 kali
Ambles, mirip sumur, jalan di Ngargoretno Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (09/04).


BERITAMAGELANG.ID - Jalur evakuasi warga 3 (tiga) desa di perbukitan Menoreh Kabupaten Magelang Jawa Tengah tiba-tiba ambles, Senin (09/04) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun aktivitas warga terganggu.

Ruas jalan yang ambles tersebut berada di bawah SD Negeri Ngargoretno, tepatnya Dusun Sumbersari Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang. Jalan tersebut menghubungkan  Desa Ngargoretno dan Desa Giripurno maupun beberapa desa lain menuju ke kota Kecamatan di bawahnya.

Salah satu warga Ngargoretno, Soim mengungkapkan, jalan ambles itu diketahui warga sekitar pukul 06.00 WIB. Bentuknya mirip lubang sumur, tepat di tengah jalan, dengan diameter 1,5 meter dan kedalaman 1 meter.

"Luas badan jalan hanya 3 meter, munculnya lubang di tengah jalan itu membuat akvititas warga terganggu," kata Soim.

Sebelumnya menurut Soim tidak ada tanda tanda akan terjadi ambles. Karena tidak muncul retakan maupun hujan yang memicu longsoran di sekitar jalur itu.

"Diduga karena faktor usia dan lapisan tanah labil, sehingga tiba-tiba amblas membentuk lubang," lanjutnya.

Selain di lokasi ini, ada satu titik lain jalan putus, yakni di Dusun Selorejo atau 1 kilometer di atasnya. Jalan putus itu merupakan jalur evakuasi dan alternatif wisata Candi Borobudur.

Demi keselamatan, warga memasang rambu peringatan di atas lubang tersebut. Sementara Pemerintah Desa Margoyoso telah melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Kabupaten Magelang untuk ditindaklanjuti pihak terkait.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Pemerintah Kabupaten Magelang berkomitmen dalam memperkuat ketahanan wilayah dengan mendeklarasikan Gerakan Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) sebagai bagian dari strategi terpadu penanggulangan bencana. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat hingga tingkat kecamatan dalam menghadapi berbagai potensi risiko bencana secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. Deklarasi tersebut digelar di Ruang Command Center Pusaka Gemilang, Setda Kabupaten Magelang, pada Kamis (30/4/2026).

♬ original sound - kominfomagelang