Kafe NeteS Sediakan Tempat Ngopi Bareng Tokoh

Dilihat 2576 kali
Kafe NeteS Panjiwo Mungkid Kabupaten Magelang, tempat bertemunya para tokoh dalam bidang apapun
BERITAMAGELANG.ID - Kafe NeteS di rumah makan Panjiwo Mungkid Blabak Kabupaten Magelang menyediakan cukup beragam kopi  dari berbagai daerah di Nusantara. Yang menjadi kelebihan, kafe ini rutin menggelar acara "Ngopi bareng tokoh".

Seperti yang digelar pada Sabtu (24/4/2021) malam, Kafe NeteS menghadirkan Rektor Unimma, Suliswiyadi, Ketua DPP PAN Nasrullah Larada dan pencicip kopi Maya Suci Arumi. Tema yang diusung dalam obrolan itu adalah "Kopi sebagai kekuatan lobi dan kearifan lokal". Obrolan ini dihadiri banyak pegiat wisata di wilayah Kabupaten Magelang dan masyarakat umum.

Founder Kopi NeteS, Pujo Sutrisno mengatakan, kafe ini sengaja didirikan untuk tempat bertemunya para tokoh di bidang apapun. Baik itu tokoh wisata, politik, pemerintah, komunitas dan lain sebagainya. Bahkan tidak menutup kemungkinan sebagai tempat nongkrong anak-anak muda penyuka kopi.

Iapun berkomitmen memajukan kopi Magelang yang ternyata memiliki cita rasa yang tidak kalah dengan kopi-kopi nusantara lainnya. 

"Kita akan ikut mendorong kemajuan dari kopi Magelang," katanya.

Dalam pertemuan itu, dipraktekkan cara minum kopi yang benar sehingga memperoleh kenikmatan yang sesungguhnya, oleh pencicip kopi Maya Suci Arumi.

Rektor Unimma Suliswiyadi memberikan pendapat, rasa pahit bukan berasal dari kopinya, namun bagaimana cara menyangrai kopi itu. Demikian juga dengan komunikasi yang merupakan alat dalam berorganisasi, baik di perusahaan, dunia pendidikan dan lain sebagainya, tidak lepas dari bagaimana berkomunikasinya. Hal itu sangat penting dalam proses mengambil keputusan.

Sedangkan Ketua DPP PAN Nasrullah mengatakan, kaitan kopi dengan lobi adalah kalau kopi merupakan jenis minuman, sedangkan lobi melakukan komunikasi dua arah kemudian bicara apapun. Namun kopi bisa dijadikan alat atau media untuk melobi dengan melakukan komunikasi dengan siapapun.

Terkait dengan kearifan lokal, maka iapun  mendorong kepada pemerintah daerah di mana saja, untuk bisa menjadikan kopi sebagai sarana lobi. Apalagi Kabupaten Magelang yang kaya dengan berbagai jenis kopi yang tumbuh di lereng-lereng gunung, seperti Sumbing, Merapi, Merbabu dan Menoreh. 

"Ini bisa menjadi keunggulan dari pemerintah daerah setempat, menyediakan satu wadah khusus untuk kopi Magelang," harapnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang Pemerintah Kabupaten Magelang secara resmi melepas keberangkatan calon jemaah haji Kloter 81 di halaman Setda Kabupaten Magelang, Rabu (20/5/2026). Pelepasan kloter terakhir tahun ini dipimpin oleh Wakil Bupati Magelang, Sahid. Sebanyak 254 jemaah diberangkatkan menggunakan delapan armada bus menuju Asrama Haji Donohudan. Kloter 81 dikenal sebagai kloter “sapu jagad” karena menggabungkan jemaah asal Magelang dengan jemaah dari sejumlah daerah lain di Jawa Tengah. Diharapkan seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. #haji #magelang #anyargress ♬ original sound - kominfomagelang