Kasmaran, Media Tingkatkan Iman dan Takwa di Bulan Ramadan

Dilihat 2298 kali
Kegiatan Kasmaran Jilid 2 live dari Kantor PKK Kabupaten Magelang, Senin (25/4).

BERITAMAGELANG.ID - Dalam rangka memuliakan Ramadan 1443 H, Tim Penggerak (TP PKK) Kabupaten Magelang menyelenggarakan Kasmaran (Kajian Selama Ramadan) Jilid 2, Senin (25/4). Kegiatan ini diikuti seluruh pengurus TP PKK kecamatan dan desa se-Kabupaten Magelang secara virtual. Kegiatan Kasmaran ini dibuka Wakil Ketua 1 TP PKK Kabupaten Magelang, Aslimah Edy Cahyana.


"Kegiatan ini bagus untuk menyambung silaturahmi," kata Aslimah.


Menurut Aslimah, kegiatan Kasmaran ini dapat memilimalisir pelanggaran norma dan/atau hukum yang berlaku.


"Semakin sering ikut kajian, semakin lengkap wawasan keagamaannya," katanya.


Ketua Pokja 1 TP PKK Kabupaten Magelang, Riyadina Asfuri menjelaskan kegiatan Kasmaran bertujuan meningkatkan iman dan takwa bagi pengurus PKK kabupaten, kecamatan, dan desa se-Kabupaten Magelang.


"Kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun landasan karakter. Sekaligus sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan di Bulan Ramadan," lanjutnya.


Kasmaran Ramadan 1443 H ini telah dilaksanakan dua kali, yaitu pada 20 dan 25 April 2022. Narasumber kegiatan ini berasal dari Penyuluh Ahli Madya Kementerian Agama Kabupaten Magelang, Achmad Saefudin. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan, puasa adalah fitrah makhluk hidup. Tidak hanya puasa, hewan dan tumbuhan pun menjalani laku layaknya orang berpuasa. Penyuluh Agama KUA Kecamatan Ngablak ini berpesan agar puasa kita tidak seperti puasanya ular.


"Ular berpuasa saat ganti kulit. Ular berpuasa hanya ganti baju saja. Tabiatnya sama. Sebelum dan setelah ganti kulit sama saja. Jadi, berpuasa hendaknya seperti kupu-kupu," kata Achmad Saefudin.


Saefudin menjelaskan, kupu-kupu menjadi analogi keberhasilan orang berpuasa. Kupu-kupu berubah tidak hanya bentuknya yang berbeda dengan ulat, namun tabiat dan kebiasannya juga berubah.


"Ulat yang makannya banyak, menghabiskan daun tanaman, tapi berubah saat menjadi kupu-kupu. Bentuknya menjadi indah dan tabiatnya berubah, ditambah, makanannya madu. Harapannya, setelah berpuasa ada perubahan dalam diri kita ke arah yang lebih baik," harapnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang