Libatkan Ormas, KPU Magelang Wujudkan Validitas Data Pemilih

Dilihat 30 kali
Siti Nurhayati Anggota KPU Kabupaten Magelang menyampaikan materi Sosialisasi PDPB kepada peserta Bimtek Ormas.

BERITAMAGELANG.ID - Salah satu upaya menguatkan peran masyarakat wujudkan validitas data pemilih, KPU Kabupaten Magelang menyosialisasikan program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Organisasi Kemasyarakatan Penguatan Manajemen dan Pengelolaan Data Organisasi Kemasyarakatan melalui SILOMAS. Kegiatan tersebut diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Magelang, Selasa (26/5/2026) di Ruang Bina Karya Kompleks Setda Kabupaten Magelang.

Kegiatan sinergi KPU Kabupaten Magelang dan Kesbangpol Kabupaten Magelang tersebut melibatkan peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan, diantaranya PWRI, PPDI, KNPI, GOW, GP Ansor, PD Pemuda Muhammadiyah, serta 14 organisasi kemasyarakatan lainnya.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan pada Badan Kesbangpol Kabupaten Magelang, Sri Tumini menyampaikan organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan demokrasi dan menjadi jembatan informasi di tengah masyarakat.

"Kolaborasi dengan KPU menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya data pemilih yang akurat," ujarnya.

Anggota KPU Kabupaten Magelang sekaligus Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Siti Nurhayati saat menyampaikan materi sosialisasi PDPB bertema "Mewujudkan Data Pemilih Akurat, Mutakhir, dan Berkualitas Melalui Peran Aktif Masyarakat" menekankan, data pemilih bersifat dinamis sehingga membutuhkan proses pemutakhiran secara berkelanjutan.

Ia juga menegaskan akan pentingnya peran strategis organisasi masyarakat.

"Jejaring ormas yang menjangkau hingga tingkat bawah, dinilai mampu menjadi jembatan informasi antara masyarakat dan KPU, membantu menyampaikan laporan perubahan data warga, mengedukasi masyarakat, serta meningkatkan kepedulian terhadap data pemilih," jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Diskusi berjalan interaktif dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta terkait persoalan data kependudukan maupun data pemilih yang ditemui di lapangan.

Menanggapi berbagai masukan peserta, Siti Nurhayati mengatakan, data pemilih bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pemilu, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


"KPU tidak dapat bekerja sendiri. Organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis untuk membantu menyampaikan informasi dan melaporkan perubahan data agar data pemilih semakin akurat, mutakhir, dan berkualitas," jelasnya.

Soedjono, salah seorang peserta Bimtek mewakili PWRI, menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap KPU Kabupaten Magelang dapat hadir dalam kegiatan PWRI untuk memberikan sosialisasi serupa kepada anggota yang lebih luas.

Sementara itu, perwakilan PPDI menyampaikan tantangan di tingkat desa, terutama terkait warga yang mengurus perpindahan domisili langsung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tanpa melalui pemerintah desa, sehingga perubahan data tidak selalu diketahui secara cepat.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.

♬ original sound - kominfomagelang