BERITAMAGELANG.ID - Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Kabupaten Magelang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) secara luring dan daring dari TKIT Zaid bin Tsabit, Desa Ambartawang, Kecamatan Mungkid, Minggu (26/12).
Agenda pada Musda ini adalah memilih pengurus PD Salimah periode 2021-2026. Titi Fibrilianthi Carolina, kembali terpilih sebagai ketua, didampingi Susini Rangkai Sari sebagai wakilnya. Ketua dan wakil ketua terpilih dilantik oleh PW Salimah Jawa Tengah.
Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Jawa Tengah, Azizah Nuruliati membuka secara resmi Musda tersebut. Dalam sambutannya, Azizah berharap agar Salimah bisa menebar kebaikan dengan inovasi-inovasi yang sesuai dengan perkembangan dunia saat ini.
"Dengan adanya pandemi sekarang ini, dakwah mengalami disruption, saya berharap pengurus Salimah bisa menyesuaikan dengan kondisi, berinovasi agar dapat menebar kebaikan dan menyentuh berbagai kalangan," tutur Azizah.
Ketua PD Salimah, Titi Fibrilianthi Carolina menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari Pengurus PD Salimah periode 2016-2021 dan dilanjutkan dengan tanggapan dari peserta Musda dan PW Salimah Jawa Tengah.
"Kami berharap agar struktur pengurus yang baru bisa membawa Salimah menjadi lebih baik lagi, produktif, dan inovatif dalam berkhidmat pada ummat," harap Titi.
LPJ yang disampaikan oleh pengurus lama serentak diterima oleh peserta Musda. Acara dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Pertimbangan Salimah Daerah (DPSD) Kabupaten Magelang terpilih, yaitu Siti Marfuah (Ketua), Heni Nurul Hidayati (Sekretaris), dan Siti Aimmatussyarikah (Anggota), oleh Ketua DPSW Jawa Tengah. Kemudian dilanjutkan arahan Ustadzah Dyah Rachmawati dari DPSW Jawa Tengah.
Acara tersebut dihadiri 51 peserta dari pengurus Salimah tingkat Kabupaten (PD), perwakilan pengurus tingkat Kecamatan (PC) se-Kabupaten Magelang, serta tamu undangan. 38 peserta mengikuti secara luring dan 13 sisanya secara virtual.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar