Pemkab Magelang Gelar Malam Tirakatan Peringati HUT Kota Mungkid

Dilihat 239 kali
Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Magelang saat mengikuti kegiatan malam tirakatan.

BERITAMAGELANG.ID - Memperingati hari jadi ke 40 tahun Kota Mungkid sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Magelang digelar malam tirakatan di Pendopo drh Soepardi, Setda Kabupaten Magelang, Kamis (21/3/2024). 

Peringatan HUT ke 40 Kota Mungkid kali ini mengangkat tema "Bergotong Royong Mewujudkan Masyarakat Sejahtera, Berdaya Saing, dan Amanah".

Pj Bupati Magelang, Sepyo Achanto menyampaikan rasa syukur atas genapnya usia ke 40 Kota Mungkid. Ia berharap pembangunan di Kabupaten Magelang dapat terus dilakukan dengan lebih baik lagi sehingga dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Melalui momen tirakatan ini, kita semua perlu merefleksikan diri, guna merenung atas kebiasaan maupun keputusan-keputusan yang telah kita buat, sekaligus mengevaluasi kembali kebiasaan/keputusan yang sudah kita ambil dengan tujuan untuk mensejahterakan dan membahagiakan seluruh warga masyarakat Kabupaten Magelang," kata Sepyo Achanto dalam sambutannya.

Menurutnya, keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai bersama selama ini, hendaknya menjadi cambuk untuk semakin meningkatkan torehan prestasi bagi kemajuan Pemerintah Kabupaten Magelang dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sesuai dengan tema HUT ke 40 tahun Kota Mungkid "Bergotong Royong Mewujudkan Masyarakat Sejahtera, Berdaya Saing dan Amanah" artinya gotong royong merupakan kunci untuk mencapai masyarakat yang sejahtera. 

"Gotong royong juga menjadi cerminan kita bersama dengan semangat kolaborasi dan soliditas yang tinggi di antara seluruh elemen masyarakat, baik ulama, umaro, warga masyarakat, serta seluruh stakeholder yang ada di wilayah Kabupaten Magelang dalam mencapai tujuan mewujudkan masyarakat sejahtera sesuai peran masing-masing," ungkap Sepyo.

Dengan kegotongroyongan ini, ia berharap mampu mewujudkan masyarakat yang berdaya saing, dikarenakan potensi daerah yang luar biasa dengan adanya warisan budaya berlevel international yaitu Candi Borobudur, panorama alam yang menawan, pertanian yang subur, produk UKM, serta kuliner yang sarat dengan Kabupaten Magelang.

"Kita semestinya mampu mengelola semua potensi yang ada tersebut, dengan bertitik tumpu pada kekuatan magnet Candi Borobudur, dengan cara membuktikan dan menguatkan perekonomian melalui sentra pariwisata, perdagangan dan didasari dengan keikhlasan dalam bekerja, dan menjadi amanah untuk anak cucu kita," tuturnya.

Ketua Penyelenggara Malam Tirakatan peringatan HUT ke 40 tahun Kota Mungkid, Agus Widodo dalam laporannya menyampaikan, malam tirakatan ini bertujuan sebagai sarana perenungan atau instropeksi serta refleksi dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Magelang yang sejahtera, berdaya saing dan amanah dalam bingkai kegotongroyongan. 

Dalam malam tirakatan ini juga disampaikan tausiyah oleh Dr KH Muhammad Adji Nugroho, sekaligus dosen dan pejabat di UIN Salatiga.

Malam tirakatan turut dihadiri jajaran Forkompimda, direktur BUMN BUMD, kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), camat se-Kabupaten Magelang, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan instansi vertikal lainnya. 


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar