BERITAMAGELANG.ID-Di tangan kreatif Winarno, sebuah tegel bisa dikreasikan sedemikian rupa hingga bernilai tinggi. Mulai dari tegel dengan motif batik, logo partai politik (parpol), hingga sketsa wajah calon Presiden (capres). Dengan ukuran 20 x 20 sentimeter. Tujuannya ikut menyemarakkan dan menyukseskan kontestasi pemilu 2024 mendatang.
Perajin tegel Win Art Solution itu menuturkan, kreasi tegel berlogo parpol dan sketsa capres menjadi bagian dari kreatifitasnya dalam berbisnis. Sekaligus sebagai bentuk partisipasinya dalam berkampanye. Pasalnya, usaha yang dirintis sejak 15 tahun silam itu, memang menghadirkan berbagai inovasi baru.
Termasuk mengadopsi isu-isu terkini dan hangat diperbincangkan publik. Dengan begitu, tegel yang dikenal sebagai produk lawasan itu tetap memiliki nilai jual tinggi. "Tujuan awal emang pengen menyukseskan pemilu 2024. Awalnya buat motif logo parpol, sekarang sketsa wajah capres," katanya.
Hanya saja, tidak semua logo parpol bisa dibuat menjadi tegel. Dia hanya membuat motif logo parpol yang dinilai tidak terlalu rumit dan memakan waktu dalam pengerjaanya. Setelah memproduksi tegel tersebut, Winarno lantas mempromosikannya di beberapa akun media sosial (medos).
Winarno memang sengaja membuat sejumlah tegel dengan motif logo parpol. Sebab, jika hanya membuat satu logo parpol saja, akan dikecam sebagai simpatisan atau mendukung salah satu partai. Padahal, dia membuatnya semata-mata untuk menyemarakkan pemilu.
Kreatifitas itu pun mendapat respons yang positif dari masyarakat. Hingga saat ini, Winarno menyebut, sudah beberapa kali mendapat pesanan tegel dari beberapa parpol. Tapi, dia tidak merinci jumlah pastinya. "Dulu saya coba posting di Tiktok, (responnya) luar biasa. Banyak yang nge-tag pengurus partai," sebutnya.
Winarno menambahkan, pembeli tegelnya justru banyak yang berasal dari luar Magelang. Seperti Solo, Semarang hingga Lampung . Biasanya, mereka melihat konten yang diunggah di medosnya. Tegel dua motif tersebut dibanderol dengan harga Rp 280 ribu per meter. Berisi 25 keping ukuran 20 x 20 sentimeter.
Dia berharap, tegel motif logo parpol dan sketsa capres miliknya bisa laris di pasaran. "Mereka bilang luar biasa. Bagus, kreatif, dan membantu promosi kampanye masing-masing capres. Kalau motif capres, memang belum ada yang pesan," sambungnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar