BERITAMAGELANG.ID - Suasana duka menyelimuti Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang usai kabar gugurnya Sertu Muhammad Nur Ichwan, Prajurit Tni Angkatan Darat (AD) di Lebanon.
Sertu Ichwan ikut gugur akibat sebuah ledakan yang menghantam kendaraan United Nations Interim Force In Lebanon Atau UNIFIL yang mengangkut dirinya bersama rombongan pada Senin (30/3/2026).
Korban saat itu hendak melakukan penjemputan rekannya, Praka Farizal Rhomadon yang lebih dahulu menjadi korban.
Sertu Ichwan merupakan Anggota Kesdam IX Udayana yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB Satgas Kontingen Garuda (Konga) TNI dalam misi UNIFIL.
Saat ditemui wartawan, Istri Sertu Nur Ichwan, Hana Dita Anjani (26) mengatakan, keluarga mendapatkan informasi awal itu pada Senin (30/3/2026) malam.
Namun, informasi tersebut masih belum valid dan menunggu informasi lebih lanjut.
"Kemarin informasinya masih simpang siur dan harapan saya semoga bukan suami saya. Namun pagi tadi kembali dikabari dari satuan suami saya, kalau suami ikut menjadi korban ledakan dan baru bisa dipastikan A1 (valid) kalau suami dinyatakan meninggal dunia," ungkapnya.
Hana mengaku tidak ada firasat sama sekali karena sebelum sang suami menjalankan tugas patroli sempat mengabarkan akan dibatalkan patrolinya.
Menurut Hana, almarhum merupakan pribadi penyayang dan bertanggung jawab. Rencananya, Sertu Muhammad Nur Ichwan akan menyelesaikan tugas di Lebanon pada Mei mendatang setelah satu tahun bertugas.
Sementara itu, tenda dan deretan kursi sudah terpasang di rumah duka Sertu Ichwan untuk menyambut jenazah dan pelayat yang berdatangan.
Selain kerabat, Bupati Magelang Grengseng Pamuji, bersama Dandim 0705 Magelang Letkol Inf Afrizal Rakhman dan Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir Selasa (31/3) malam menyempatkan melayat untuk menyampaikan keprihatinan dan rasa belasungkawa.
Bupati Magelang Grengseng Pamudji mengatakan, kedatangannya bersama dengan Forkopimda untuk ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Sertu Ichwan yang gugur dalam tugas menjadi Pasukan Perdamaian di Lebanon.
Menurutnya, sebagai perwakilan dari Pemerintah Daerah merasa berbangga atas salah satu putra terbaik Kabupaten Magelang yang ikut Pasukan Perdamaian, namun sayangnya Sertu Ichwan gugur dalam tugas.
"Ini adalah salah satu putra terbaik dari Kabupaten Magelang yang sudah tentu dan selayaknya kita Forkopimda ikut berbela sungkawa semoga kita bisa ikut meringankan beban dari keluarga yg ditinggalkan," ungkap Grengseng.
Dandim 0705 Magelang, Letkol Inf Afrizal Rakhman menjelaskan, pihaknya kini tengah fokus penyiapan untuk proses pemakaman mengingat jenazah masih berada di Lebanon menunggu proses evakuasi.
Namun demikian, kepastian jenazah dipulangkan masih menunggu informasi lanjutan yang kini masih dalam proses manifes cargo dan lainnya.
"Semoga bisa segera dan jenazah dikirimkan ke Indonesia," harap Afrizal.
Ditambahkan Afrizal, prosesi pemakaman akan dilakukan secara militer di kampung halaman almarhum di Magelang. Sedangkan inspektrur upacara (Irup) nantinya masih menunggu instruksi lanjutan.
Disinggung soal pertimbangan kenaikan pangkat, menurut Afrizal, saat ini masih dalam proses pengurusan. Jika proses administrasi tersebut telah selesai maka almarhum akan mendapat kenaikan pangkat dari Sertu menjadi Serka Anumerta.
"Betul pemakaman permintaan keluarga di sini," pungkas Afrizal.
Sertu Muhammad Nur Ichwan merupakan putra pertama pasangan almarhum Isyadi dan Zeniah. Ia meninggalkan seorang istri dan seorang bayi perempuan yang masih berusia tujuh bulan.
@kominfomagelang Bupati Magelang Grengseng Pamudji memberangkatkan pemudik dari Magelang ke Jakarta Ada yang ikut rombongan pagi ini? 😉 #mudik #lebaran #rantau #magelang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar