Sekda Kabupaten Magelang Tanggapi Soal Kesalahan Penyebutan Lokasi Borobudur

Dilihat 2413 kali
Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto
BERITAMAGELANG.ID - Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto menanggapi soal kebanyakan orang luar daerah sering salah menyebut Borobudur berada di Yogyakarta. Penyebutan yang salah itu, dinilai menimbulkan dampak ekonomi yang tidak baik terhadap masyarakat terutama pelaku wisata.

"Ini menjadi kerugian bagi Kabupaten Magelang, karena kalau disebutnya Yogyakarta, maka nginepnya di Yogyakarta," kata Adi, Kamis (25/2/2021).

Kasus terakhir yang menjadi sorotan adalah caption foto seorang artis terkenal, yang menyebutkan sedang ada di Borobudur Yogyakarta. Meski foto itu tidak di candi, namun sebagian besar warga dan juga pelaku wisata Magelang mengetahui, kalau artis itu sedang foto di wilayah Borobudur Kabupaten Magelang.

Adi mengatakan, penyebutan Borobudur ada di Yogyakarta, menimbulkan multiplier effect. Selain secara administratif kurang menguntungkan termasuk bagi masyarakat, juga pertumbuhan ekonomi menjadi lambat.

Menyikapi hal itu, Adi menegaskan, Pemkab Magelang akan terus menyosialisasikan dengan mengimbau para pelaku usaha wisata terus menyebutkan Borobudur ada di Kabupaten Magelang. 

"Kita akan terus kembangkan hal ini, termasuk media juga untuk membantu memberikan penjelasan dan edukasi," ajaknya.

Sementara itu, para pelaku wisata Kabupaten Magelang yang tergabung dalam komunitas Pesona Magelang (Pesma), akan memulai gebrakan menolak penyebutan Candi Borobudur berada di Yogyakarta. Pesma akan mendukung Pemerintah Kabupaten Magelang untuk bersama-sama meluruskan penyebutan lokasi Candi Borobudur.

Wakil Ketua Pesma, Bagyo Harsono mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang terkait hal tersebut. 

Menurutnya, kesalahan penyebutan lokasi Candi Borobudur merupakan pembodohan kepada generasi muda. 

Karena itu, Pesma akan mendukung Pemkab Magelang dengan membuat gebrakan-gebrakan. Misal dengan gerakan senam bersama Bupati setiap Jumat bersama para ASN memakai kaos Borobudur Kabupaten Magelang Jawa Tengah. 

"Ini sekaligus untuk mengedukasi generasi muda dan pemberdayaan ekonomi pelaku UKM," katanya.

Diharapkan para ASN Kabupaten Magelang bisa membeli kaos bergambar Borobudur di Magelang Jawa Tengah, yang dibuat oleh pelaku UMKM setempat.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang