BERITAMAGELANG.ID - Aktivitas vulkanik yang kian meningkat membuat masyarakat di sekitar Merapi harus dievakuasi. Menanggapi hal tersebut, Satuan Brimob Polda Jawa Tengah bergerak cepat mendirikan Posko Tanggap Bencana di Magelang, Selasa (17/11/2020).
Dipimpin Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Supandi selaku Dansatgas, Brimob Polda Jateng menyiagakan personil dan peralatan SAR di lapangan Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.
Selain peralatan SAR, disiapkan juga dapur lapangan yang mampu memasak 1.500 porsi makanan siap saji dalam waktu dua jam.
Brimob juga menyiapkan water treatment yang mampu mengubah air kotor menjadi siap minum, dan lima unit kendaraan truk yang siap digunakan untuk mengevakuasi warga.
Ditemui di Posko Jumoyo, Kompol Supandi mengatakan pihaknya mendirikan posko di Magelang atas perintah Dansat Brimob untuk membantu warga terdampak erupsi Merapi.
"Kami dari Semarang mendirikan posko di Magelang ini sebagai wujud kesiapan menanggulangi hal-hal yang tidak diinginkan jika Merapi erupsi sewaktu-waktu. Personil kami satu kompi sudah siap, peralatan kami SAR lengkap dengan dapur lapangan dan water treatment sudah siap," ucap Kompol Supandi.
Kompol Supandi menambahkan, selain di Magelang, pihaknya juga menyiagakan Posko di Desa Tlogo Lele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.
âPersonil dan peralatan di sana juga siap,â tandasnya.
@kominfomagelang 📊 Data akurat, pembangunan makin tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar Bimtek Pelatihan Operator Data Desa Tahun 2026 untuk memperkuat kapasitas operator desa dalam menghasilkan data yang berkualitas, faktual, dan terintegrasi. Melalui pelatihan ini, para operator desa dibekali pemahaman dan keterampilan teknis sebagai bekal mendukung pendataan yang menjadi dasar penyusunan kebijakan, pembangunan, pelayanan publik, hingga penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran. Karena pembangunan yang baik selalu berawal dari data yang baik. 💪📈 #Magelang #Desa #Data #PelayananPublik ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar