BERITAMAGELANG.ID--Ranting Muhammadiyah Tosaren Cabang Srumbung Kabupaten Magelang, selama masa pandemi melakukan kegiatan bertani. Lahan yang dimanfaatkan adalah lahan tanah Bengkok Desa Kradenan yang sudah lama tidak digarap. Kegiatan ini diinisiasi oleh H. Muhammad Sahid Nugroho dan para pengurus yang prihatin karena selama masa pandemi banyak warga Muhammadiyah Ranting Tosaren yang tidak bisa bekerja karena tempat usahanya ditutup selama masa pandemi.
Ketua Ranting Muhammadiyah Tosaren R. Arri Widyanto, S. Kom., MT yang juga Dosen Program Studi Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Magelang menyampaikan bahwa selama masa pandemi PRM Tosaren sudah beberapa kali panen. Lahan yang digarap PRM Tosaren terdiri dari 2 petak dengan luas lahan kurang lebih 1.100 m2 dan 450 m2 yang ditanami padi, cabe dan buah semangka.
"Penggarapan lahan ini dikerjakan secara gotong-royong bergantian oleh semua anggota ranting yang berjumlah sekitar 60 orang," kata Arri Widyanto
Bibit padi yang ditanam adalah varietas Sriwulan dengan masa tanam 4 bulan yang ditanam pada lahan seluas 1.100 m2, menghasilkan beras 116 Kg. Tanaman cabe sejumlah 750 batang ditanam pada lahan 450 m2, yang ditanam sejak bulan April, sampai sekarang sudah dipetik sampai 18 Kali dan menghasilkan 165 kg cabe kerititng dan 431 kg cabe rawit.
"Untuk tanaman padi dari lahan seluas 1.100 m2 menghasilkan beras 116 kg, sedang untuk tanaman cabe dari 750 batang yang ditanam dilahan 450 m2 sudah petik sebanyak 18 kali dengan hasil 165 kg cabe kriting dan 431 kg cabe rawit," terang Arri.

Tidak hanya tanaman padi dan cabe, gerakan kader-kader muda ranting Muhammadiyah Tosaren juga menanam buah semangka yang memiliki masa tanam 60-70 hari dipadukan dengan tanaman cabe, pada lahan bekas tanaman padi. "Tanaman buah semangka bulat loreng Lentera yang ditanam pertengahan Juli 2020 lalu dan panen perdana pada hari Jumat 18 September 2020 kemarin," jelas Arri.
Panen perdana buah semangka ini menghasilkan 1,8 ton buah semangka dengan berbagai grade. Kegiatan panen perdana ini dihadiri PPL Desa Kradenan Nur Setiawan dan didampingi Kepala Dusun Tosaren Sarimin, yang menyambut baik kegiatan PRM Ranting Muhammadiyah Tosaren dengan Gerakan Giat Tani Persyarikatan.
Pada kesempatan ini Nur Setiawan menyampaikan kepada petani muda milenial Hanif Muslim, Sumarno, Ismail dan Hasan Asâari selaku penggerak Giat Tani Persyarikatan untuk mencoba komoditas-komoditas lain.
Tony Miftakhul Afwan selaku Kepala Desa Kradenan yang mengijinkan tanah bengkoknya digarap PRM Tosaren berharap PRM Tosaren bisa mengembangkan kegiatannya dengan menggarap bidang lain seperti perikanan dan peternakan. Tony juga siap menyediakan lahan-lahan yang lain untuk kegiatan produktif seperti yang dilakukan ranting Muhammadiyah ini. (Arief H)
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar