BERITAMAGELANG.ID - Selangkah lagi para peserta Duta Wisata (Duwis) Kabupaten Magelang 2019 memasuki grand final yang akan diselenggarakan di Atrium Artos Mall, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (20/9).
Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, berpesan kepada seluruh peserta Duwis Kabupaten Magelang yang telah lolos menjadi finalis, agar selalu mengembangkan diri dan menjaga nama baik.
"Sekarang ini anak-anaku sudah menjadi publik figur, maka harus senantiasa menjaga nama baik, norma, serta etika. Kemampuan yang belum maksimal harus bisa lebih digali lagi untuk mengembangkan diri," ujar Adi saat memberikan arahan kepada para finalis Duta Wisata Kabupaten Magelang di Rumah Dinas Bupati, Selasa (17/9).
Sebagai Mbak dan Mas Kabupaten Magelang, Adi berharap, para finalis Duwis bisa menularkan sisi-sisi positif kepada lingkungan sekitar. Termasuk dalam generasi milenial yang erat dengan era digital, para finalis Duwis ini diharapkan mampu mengaplikasikan dan menyaring segala sesuatu yang positif.
"Jangan sekali-kali terpengaruh dengan radikalisme. Kemudian hati-hati dengan narkoba, jauhi itu," pesannya.
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan Dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso mengungkapkan, pemilihan Duta Wisata dilakukan untuk menumbuhkan dan mengangkat SDM pariwisata Kabupaten Magelang.
"Tujuan utamanya mencari figur generasi muda untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi wisata Kabupaten Magelang, dengan harapan mampu meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan," kata Iwan.
Saat ini, lanjut Iwan, sudah terdapat 30 finalis Duwis. Nantinya mereka akan langsung berhadapan dengan 5 juri dan disaksikan langsung oleh masyarakat Kabupaten Magelang di malam Grand Final.
Tim Juri meliputi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang, Christanti Handayani, Ketua Permadani Kabupaten Magelang, Tri Wardoyo (juri kebudayaan dan bahasa Jawa), Paguyuban Duta Wisata Kabupaten Magelang (Pandawa), Tatok (juri perform dan public speaking), Dosen UIN Walisongo Semarang, Nur Fitriyati (psikolog), dan Ketua Pesona Kabupaten Magelang, Sahrudin (juri aspek pariwisata).
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar