BERITAMAGELANG.ID - Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, mengeluarkan asap putih disertai suara gemuruh yang terdengar hingga radius 20 kilometer.
Pantauan BeritaMagelang.id, letusan tersebut terjadi pada Jumat (11/05) pagi sekitar pukul 07.40 WIB.
Melansir keterangan rilis sementara BPBD Kabupaten Magelang, dikonfirmasi bahwa telah terjadi Letusan Freatik Gunung Merapi.
"Kami himbau masyarakat tetap tenang. Jauhi radius 3 kilometer dari puncak Merapi. Jika ada perkembangan informasi segera kami rilis," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto dalam keterangan rilisnya.
Sementara itu salah satu warga desa Dukun kecamatan Dukun Kabupaten Magelang, Siti Sundari (40) yang melihat kejadian tersebut mengatakan dirinya mendengar suara gemuruh.
"Awalnya saat akan berangkat ke sawah, terdengar suara gemuruh sangat keras dan bersamaan dengan itu gunung merapi mengeluarkan awan panas," katanya.
Letusan freatik datangnya tidak bisa diprediksi sehingga masyarakat yang tinggal di kawasan zona bahaya harus waspada. Letusan itu muncul setiap musim hujan karena dipicu oleh air yang meresap dari puncak kawah.
Letusan jenis ini diprediksi tidak akan merusak karena yang dominan dikeluarkan berupa abu vulkanik, pasir, serta batu kecil. Untuk pasir dan batu kecil tidak akan jauh loncatannya dari sekitar kubah, namun untuk abu bisa jauh karena dibawa angin.
@kominfomagelang Mengenakan pakaian adat Jawa, Pemerintah Kabupaten Magelang menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman Setda Kabupaten Magelang, Sabtu (2/5/2026). Upacara dipimpin Wakil Mupati Magelang Sahid dan diikuti seluruh ASN secara langsung dan virtual melalui platform Zoom. Wabup mengatakan dalam momen hari pendidikan nasional ini Pemkab Magelang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dari segi pembiayaan dan kesejahteraan guru. Dalam kesempatan tersebut juga ditandatangani pakta integritas seleksi penerimaan murid (SPMB) baru oleh wakil bupati Magelang, Forkopimda serta para kepala perangkat daerah terkait.
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar