Heboh, Puluhan Orang Diduga Keracunan Menu Hajatan

Dilihat 4008 kali
Puluhan warga di Windusari alami gejala mirip keracunan usai menyantap makan hajatan (03/03)


BERITAMAGELANG.ID - Prosesi hajatan pernikahan yang digelar keluarga Marsudi di Dusun Bumirejo 1 Desa Banjarsari, Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Sabtu (03/03) berubah petaka. Pasalnya, puluhan orang yang hadir dan menyantap hidangan dalam acara tersebut mendadak mual, pusing dan muntah.


"Sedikitnya 20 orang pada sore sekitar pukul 17.00 WIB harus dilarikan ke rumah sakit akibat menderita mual pusing dan muntah," jelas Suryono Kepala Desa  Banjarsari kepada BeritaMagelang.id, Minggu (04/02).


Resepsi pernikahan, lanjut Suryono, digelar mulai pukul 10.00 WIB, para korban menyantap sejumlah menu yang dihidangkan. Nahas, mereka mulai merasakan gejala mirip keracunan setelah sampai di rumah masing masing.


"Sekitar pukul 17.00 WIB, kita kemudian membawa 20 korban ke RSJ Prof. Dr . Soerojo Kota Magelang," jelasnya.


Meski demikian, hingga berita ini diunggah belum diketahui penyebab pasti pemicu gejala keracunan tersebut.


"Hingga saat ini kita masih menunggu hasil penyelidikan dan penelitian yang dilakukan pihak terkait," sambung Suryono.


Sementara itu dari informasi yang didapat, kondisi semua korban sudah membaik.


"Dari 20 orang yang mengalami mual pusing dan muntah, 4 diantaranya anak-anak sempat menjalani perawatan di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang pada Sabtu malam," jelas Kapolsek Windusari, AKP M Adhi.


Kini semua korban sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing dengan didampingi personil Polsek, dan tim kesehatan Puskesmas Windusari, tutup Adhi.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.

♬ original sound - kominfomagelang