BERITAMAGELANG.ID - Bencana banjir bandang dan tanah longsor terjadi di wilayah Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Sabtu (29/2/2020).
"Banjir terjadi Sabtu petang sekitar pukul 16.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto.
Banjir bandang itu meninggalkan endapan material lumpur dan batang pohon.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, warga dari kedua dusun itu mengungsi pada Sabtu malam. Mereka tersebar di TPA Dusun Derepan, dan beberapa rumah warga lain yang dianggap aman.
"Sekitar 118 jiwa warga mengungsi di lima titik lokasi," lanjut Edy.
Ditambahkan Edy, selain banjir, hujan lebat tersebut juga mengakibatkan akses jalan terdampak akibat banjir tersebut. Seperti di Dusun Tirip, Desa Sukodadi, Kecamatan Bandongan, akses jalan tertutup rumpun pohon bambu yang tumbang.
"Akses jalan kini sudah dapat dilalui setelah warga dan sejumlah aparat dari TNI, Polri, dan BPBD berupaya menyingkirkan material longsoran," katanya.
Di lokasi BPBD Kabupaten Magelang telah mendirikan posko dapur umum guna mendukung proses pembersihan material banjir bandang dan pengungsi, Minggu (1/3/2020) pagi.
Bupati Magelang Zaenal Arifin beserta rombongan turun ke lokasi, guna melihat kondisi warga yang mengungsi.
@kominfomagelang 👧🧒✨ 1.217 anak dari seluruh Kabupaten Magelang berkumpul dalam Puncak Hari Anak Nasional ke-42 dengan tema “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”. Bersama, Pemkab Magelang dan seluruh OPD berkolaborasi menghadirkan ruang yang aman, nyaman, sehat, dan ramah anak demi mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan siap membangun masa depan daerah. 🇮🇩❤️ Karena masa depan Magelang dimulai dari anak-anak hari ini! 🌟 #HAN2026 #HariAnakNasional #KabupatenMagelang #Magelang #AnakIndonesia ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar