BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang berencana menyulap Taman Rekreasi (TR) Mendut menjadi kawasan wisata alternatif dan rest area yang nyaman bagi warga dan wisatawan.
Pembenahan itu, tidak hanya TR Mendut yang ada kolam renangnya, namun juga termasuk Taman Anggrek dan lapangan drh. Soepardi.
"Nantinya akan dikemas menjadi satu rangkaian wisata alternatif," kata Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, Selasa (18/2/2020).
Menurutnya, penataan kawasan terbuka hijau Lapangan drh. Soepardi dinilai berhasil setelah ramai dikunjungi warga setiap hari. Bahkan di akhir pekan sudah bisa dijadikan tempat rekreasi keluarga.
"Hal itu menjadi nilai tambah ruang terbuka hijaunya," ungkapnya.
Iwan juga menjelaskan, keberadaaan kawasan ini akan diintergrasikan untuk meningkatkan nilai tambah Kabupaten Magelang. Selama ini TR Mendut sudah digunakan dengan kelebihannya sekarang, tetapi di depannya juga ada Taman Anggrek.
Ke depan, integrasi itu bisa digunakan menjadi rest area tempat alternatif pemberhentian kendaraan dan istirahat wisatawan. Sehingga tidak menumpuk satu titik di Borobudur, namun bisa meluas.
Sedangkan untuk kolam renang Mendut, Iwan berencana akan melakukan perbaikan dan penataan saja. Upaya itu hanya menyentuh bagian halaman depan kolam renang, agar lebih bagus dan nyaman termasuk kawasan di halaman Taman Anggrek.
"Ada kurang lebih satu hektar di halamannya, Taman Anggrek bisa dijadikan tempat parkir. Rencananya akan pengembangan saja," paparnya.
Penataan tata ruang itu, lanjut Iwan, sudah mulai dilakukan untuk Lapangan drh. Soepardi. Sedangkan rencana pengerjaan untuk lokasi kolam renang beserta Taman Anggrek akan mulai terealisasi pada 2021, meski belum semua.
"Setidaknya perencanaan teknis seperti FS (Feasibility Study/studi kelayakan) atau DED (Detail Engineering Design) nya tahun 2020-2021, embrio untuk itu sudah ada," pungkasnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar