Libur Nataru, Ketep Pass Dibanjiri Wisatawan

Dilihat 1973 kali
Ketep Pass dipadati wisatawan, saat libur Nataru.
BERITAMAGELANG.ID - Masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 - 2022 telah berakhir. Selama libur kemarin, terlihat sejumlah daerah tujuan wisata (DTW) di Kabupaten Magelang, dibanjiri wisatawan. Salah satunya BPOW Ketep Pass di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Selama Nataru kemarin, objek wisata yang mengandalkan view alam dan pemandangan puncak Gunung Merapi dan Merbabu itu, dipadati wisatawan. Tidak hanya dari Magelang, tapi juga luar daerah. Diantaranya dari sekitar Semarang, Jakarta, Bandung, Surakarta hingga Surabaya. Hal ini dapat dilihat dari plat nomor polisi mobil yang mereka gunakan.

"Meski lumayan dipenuhi pengunjung, kami tetap menegakkan protokol kesehatan. Selain wajib pakai masker, pengunjung juga wajib sudah divaksinasi. Kami mohon maaf, kemarin ada beberapa wisatawan yang kami tolak karena belum divaksinasi," kata Direktur BPOW Ketep Pass, Mul Budi Santoso, Senin (3/1).

Di sisi lain, kata Mul Budi Santoso yang akrab dipanggil 'Bodrek' itu, jumlah kunjungan masih di bawah 75 persen dari kapasitas Ketep Pass sebanyak 4.500 orang.

"Kunjungan terbanyak selama libur Nataru kemarin, tercatat di hari Sabtu tanggal 1 Januari. Dari catatan kami, ada 3.000 orang. Kemudian pada Minggu, tanggal 2 Januari ada sekitar 2.500 orang. Untuk hari-hari sebelumnya, rata-rata di angka 1.000 hingga 1.800 wisatawan," imbuh Kepala Bagian Pemasaran BPOW Ketep Pass, Edwar Alfian.

Disampaikan Edward, pihaknya memohon maaf kepada pengunjung yang selama Nataru kemarin, sempat ditolak masuk ke Ketep Pass.

"Kami mohon maaf. Ada beberapa pengunjung yang kemarin kami tolak masuk karena belum divaksinasi. Sebagai destinasi yang sudah mendapatkan sertifikat CHSE dan untuk menegakkan protokol kesehatan, kami sangat tegas soal itu. Kami tidak ingin ada penularan Covid-19 di Ketep Pass," tegasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang