Longsor di Borobudur, Dua Rumah Terancam

Dilihat 2906 kali
Tanah longsor melanda Desa Giritengah Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Senin (12/03)

BERITAMAGELANG.ID - Hujan deras tiada henti mengakibatkan tanah longsor di Dusun Ngaglik Desa Giritengah, Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (12/03). Dua rumah warga dalam  kondisi terancam dan akses antar dusun terputus.


"Bencana tanah longsor terjadi sekitar pukul 08.45 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah Borobudur sejak Minggu hingga Senin dini hari," jelas Robet, relawan BPBD Kabupaten Magelang saat berada di lokasi longsor.


Sementara itu dampak dari longsor ini, akses warga antar dusun yakni Ngaglik-Gedang-Sambu Desa Giritengah lumpuh karena tertutup material longsor berupa batu, tanah dan dahan pohon.


"Tinggi tebing yang longsor sekitar 8 meter dengan lebar sekitar 6 meter. Sedangkan ketebalan material longsor yang menutup akses jalan antar dusun di Giritengah mencapai 1 hingga 2 meter," lanjut Robet.


Selain itu longsor juga mengakibatkan dua rumah warga yang berada di atas tebing dalam kondisi terancam akibat sebagian tanah amblas.


"Dua rumah warga yang terancam yakni milik Warsito (52) 6 jiwa dan Jupri (47) 5 jiwa di RT 03/01 Ngaglik," ungkap Fauzan, personil BPBD Kabupaten Magelang.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara upaya penanganan longsor tersebut langsung dilakukan oleh warga bersama relawan, personil BPBD, Polsek dan Koramil Borobudur. Senin siang, material longsor sudah berhasil dibersihkan, aktivitas warga kembali normal.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.

♬ original sound - kominfomagelang