BERITAMAGELANG.ID - Ketua Perkumpulan Pedagang Pasar Umum Muntilan (P3UM), Untung, mengatakan, usai pembangunan Pasar Muntilan masih dalam masa pemeliharaan sampai Februari 2020.
Masa pemeliharaan bila ada kerusakan maka perbaikan masih dalam tanggungan kontraktor pemborong.
âKemarin masih ada atap yang bocor, dan sudah dibetulkan oleh pemborong," ucap Untung, Kamis (28/11).
Adapun saat ini pedagang Pasar Muntilan masih dalam proses pemindahan barang dagangan dan penataan kios, los dan lesehan, meskipun sebagian pedagang telah memulai transaksi jual beli.
Karena masih dalam masa peralihan pedagang pindah ke Pasar Muntilan, maka kendaraan sepeda motor masih boleh masuk ke dalam bangunan utama pasar untuk mengangkut barang.
Kendaraan tidak boleh masuk ke dalam jika sudah diresmikan. Nantinya kendaraan antar barang hanya sampai di loading dock, yang terletak pada bagian kanan dan kiri pasar.
âParkir masih gratis, minggu depan mulai penataan, maka seluruh kendaraan parkir di basement," terang Untung.
Adapun untuk pedagang yang berada di lantai dua Pasar Muntilan, merasa nyaman dengan tempat barunya karena tidak kepanasan.
"Untuk lantai dua dipergunakan oleh pedagang pakaian, sepatu, alat pertanian dan bumbu dapur. Meski di lantai dua namun tidak panas," papar Mustijanah warga Muntilan.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar