Pelaku Wisata Borobudur Ikuti Pelatihan Konten Media

Dilihat 2034 kali
Pelaku wisata Desa Karangrejo Borobudur Magelang sedang praktek membuat konten dalam inkubasi pariwisata, Senin (1/2/2021)
BERITAMAGELANG.ID - Sejumlah pelaku wisata dari Desa Karangrejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, mengikuti inkubasi pariwisata, yang digagas Mnews Startup Media Digital dan cinQimin Podcast, di Kampung Cafe Karangrejo Borobudur, Senin (1/2/2021). 

Kegiatan ini menjawab keinginan warga setempat yang membutuhkan ruang untuk belajar dengan menggunakan teknologi informasi.

Ketua Komunitas Milenial Pelaku Wisata Desa Karangrejo, Fitnasih Cemplon mengatakan, sebelum inkubasi, pihaknya beberapa kali melakukan brainstorming bersama Mnews dan cinQimin Podcast. Hal itu dilakukan untuk melihat kondisi sekarang dan apa yang perlu dicarikan solusi.

"Kita butuh ruang untuk belajar apalagi soal penggunaan teknologi informasi. Mulai dari riset pasar, membuat bisnis plan, roadmap yang tentu butuh proses untuk adaptasi," katanya.

Inkubasi ini hanya diikuti peserta terbatas karena masih dalam situasi Pandemi Covid-19. Peserta terdiri dari pemuda dan juga ibu rumah tangga.

Founder dan CEO Mnews Startup Media Digital, Sholahuddin Al-Ahmadi, mengatakan kegiatan ini membantu para generasi milenial di Desa Karangrejo, Borobudur yang konsen pada bisnis pariwisata. Mereka adalah warga setempat yang baru membangun bisnis pariwisata. 

"Kita bantu bagaimana merumuskan bisnis secara terstruktur dan pemasaran melalui digital marketing," ujarnya.

Menurut Sholahudin, inkubasi ini istilah yang biasa digunakan oleh startup atau usaha rintisan. Dengan menggunakan berbagai model dan metode juga pendekatan pendampingan oleh tenant atau mentor. 

"Pariwisata dan industri kreatif itu menuntut invoasi dan kreatifitas tinggi sehingga generasi milenial ini juga butuh roadmap setahun ke depan hingga 10 tahun mendatang," katanya. 

Dikatakannya, selain berada di Kawasan Candi Borobudur yang merupakan Destinasi Super Prioritas, di desa Karangrejo ini juga memiliki destinasi yang cukup terkenal yaitu Punthuk Setumbu. Sebuah bukit yang bisa melihat nirwana Candi Borobudur yang berbalut kabut di pagi hari di saat matahari terbit. 

''Pemuda-pemuda desa dan pelaku wisata di sini jangan hanya menjadi penonton keramaian. Yuk mari bergandeng tangan bersama Mnews meningkatkan kapasitas sebagai pelaku wisata khususnya di bidang digital planner dan adopsi market wisata,'' katanya. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang