Pemkab Magelang Salurkan Bantuan Dana untuk Semeru

Dilihat 2126 kali
Penyerahan bantuan dari Komunitas RSR dan Lindu Aji Secang kepada BPBD Kabupaten Magelang, untuk disalurkan ke pengungsi erupsi Gunung Semeru.

BERITAMAGELANG - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Wasono mengatakan masih menerima penyaluran bantuan bencana erupsi Gunung Semeru, untuk disalurkan ke Pemerintah Kabupaten Lumajang Jawa Timur.


Namun, untuk saat ini diutamakan bantuan tidak berwujud barang atau logistik, dikarenakan untuk logistik masih cukup hingga tiga bulan ke depan.


"Sehingga bantuan saat ini lebih diutamakan dalam bentuk dana (uang), bisa digunakan untuk belanja atau membangun hunian pasca bencana. Dimana dana bantuan itu akan segera ditransfer ke Pemerintah Lumajang untuk dikelola," ucap Edi, saat menerima penyerahan bantuan dari Komunitas RX King Secang Raya (RSR) dan Lindu Aji Secang, Jumat (17/12) di Kantor BPBD Kabupaten Magelang, Jumat (17/12).


Edi menjelaskan, pada 10 Desember 2021, Pemerintah Kabupaten Magelang juga telah mengirim bantuan ke Kabupaten Lumajang berupa logistik sembako, tanki air dan uang. 


"Karena dalam bentuk dana maka cukup ditransfer saja, dan BPBD masih menerima bantuan dana, salah satunya kami terima hari ini dari Komunitas RX King Secang Raya (RSR) dan Lindu Aji Secang, sebesar Rp4.325.000," terang Edi.


Penasehat Komunitas RX King Secang Raya (RSR), Heri Purwanto mengatakan, dana tersebut diperoleh dari penggalangan dana di depan Pasar Secang, dengan melibatkan Lindu Aji Secang, serta grup musik Angklung Kerten dan Gita Nada dari Krincing Secang.


"Harapannya dengan bantuan dana ini dapat bermanfaat kepada para pengungsi bencana alam erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Dan semoga semua dapat segera normal kembali seperti sedia kala," harapnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.

♬ original sound - kominfomagelang