Pengembangan Potensi Dan Pemanfaatan Cagar Budaya Borobudur

Dilihat 2797 kali
Workshop potensi pengembangan dan pemanfaatan cagar busaya candi Borobudur

BERITAMAGELANG.ID-Museum dan Cagar Budaya Warisan Dunia Borobudur menyelenggarakan Workshop Potensi Pengembangan Dan Pemanfaatan Cagar Budaya Borobudur di Hotel Atria, Magelang, Jawa Tengah pada Jumat, 15/12/2023. Workshop dilaksanakan untuk mengidentifikasi potensi yang dimiliki desa-desa di Borobudur yang berangkat dari desa pemajuan kebudayaan.


Kepala Sub Koordinator MCB Warisan Dunia Borobudur Wiwit Kasiyati dalam sambutannya menyampaikan bahwa masyarakat sekitar Candi Borobudur memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat dikembangkan sehingga akan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk tidak hanya berkunjung ke Candi Borobudur saja. 


"Pengembangan desa ini selain berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dengan menciptakan peluang ekonomi baru, seperti usaha pariwisata, kerajinan tangan, dan penyediaan jasa lainnya," ungkap Wiwit. 


Wiwit menambahkan bahwa Pengembangan desa juga menjadi salah satu wadah mempromosikan potensi desa dan menjadikan budaya sebagai sebuah investasi yang menjanjikan, dapat menguatkan ketahanan budaya dan ketahanan pangan yang dimiliki desa sebagai pendorong pembangunan yang berkelanjutan.


Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari 15-18 Desember 2023 diikuti 44 peserta dari berbagai unsur seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Magelang, Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kab. Magelang, Bappeda dan Litbangda Kab. Magelang, PT. TWC Unit Borobudur, Camat Borobudur, Camat Mungkid, Lurah Mendut, Kepala Desa Borobudur, Kepala Desa Wanurejo, Kepala Desa Pasuruan, Kepala Desa Tuksongo, Ketua Daya Desa Wringinputih, Ketua HPI Magelang, Ketua Forum Rembug Klaster Pariwisata Borobudur, Ketua Pesona Magelang, Ketua VW Borobudur, Ketua Askrab Borobudur, Ketua Saujana Borobudur, dan pegawai MCB.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang