BERITAMAGELANG.ID - Mulai tahun ini, penyelenggaraan event Pertunjukan Kesenian Tradisional yang rutin digelar Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang akan ditayangkan secara virtual dari Panggung Kesenian Tourist Information Center (TIC) Borobudur.
Pementasan virtual ini adalah kelanjutan dari jadwal pentas sebelumnya yang dilakukan secara terbuka sebelum terjadi pandemi covid-19.
"Untuk itu akan kita lanjutkan kembali, namun tentu dengan cara virtual dan mengedepankan protokol kesehatan pencegahan penularan covid-19," kata Kepala Disparpora Kabupaten Magelang Slamet Achmad Husein dalam keterangan rilisnya, Kamis (4/2/2021).
Husein mengatakan, pertunjukan kesenian dimaksud merupakan bagian dari pembinaan komunitas Ekonomi Kreatif sub sektor Seni Pertunjukan.
Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan kesenian tradisional Kabupaten Magelang, meningkatkan promosi potensi wisata dan diharapkan dapat memberikan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan bagi komunitas kesenian dari penampilan kreatifitas seninya.
"Pertunjukan akan dilaksanakan secara virtual tanpa penonton dari umum/ masyarakat dan menerapkan protokol kesehatan karena kondisi masih dalam pandemi covid-19," imbuh Husein.
Kesenian akan ditampilkan setiap hari Minggu sepanjang 2021, pada pukul 11.00 - 12.00 WIB melalui live streaming / online media sosial Disparpora dan komunitas media online lainnya.
Diantaranya menampilkan kesenian tradisional seperti Soreng, Topeng Ireng, Jathilan, Kubro, Kuda Lumping dll, serta melibatkan juga sanggar-sanggar seni di Kabupaten Magelang.
Pertunjukan seni secara virtual ini turut didukung Komunitas Pesona Magelang, Genpi, PWI, KSBN, Dinas Kominfo, serta Disdikbud Kabupaten Magelang.
Pentas seni virtual dapat disaksikan melalui akun-akun instagram berikut:
@officialwisatamagelang
@magelang_raya
@magelanggayeng
@inimagelangku
@magelang
@borobudurnews
@plesiran_corp
@jelajah.magelang
@event_magelang
@masmbak.magelang
@magelangzone
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar