BERITAMAGELANG.ID - Begitu banyaknya potensi keindahan alam di Kabupaten Magelang, dengan pesonanya menjadi obyek wisata pilihan.
Salah satunya adalah mata air Mudal Tampir, yang terletak di Desa Tampir Kulon Kecamatan Candimulyo, yang ramai dikunjungi oleh warga dalam dan luar kota.
Kasi Pemerintahan Desa Tampir Kulon, Nurcholis, mengatakan di wilayah tersebut terdapat dua mudal (mata air) yaitu Mudal Lanang dan Mudal Wedok.
Untuk Mudal Lanang masuk dalam proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR, sejak 2018. Adapun Mudal Wedok dalam pengelolaan PDAM Kabupaten Magelang.
"Mudal Lanang masuk proyek SPAM, untuk mengairi lahan pertanian di Kecamatan Borobudur. Dimana pipa sudah mengarah ke Borobudur tetapi belum diaktifkan," ucap Nurcholis.
Terlepas dari semua itu, Mudal Tampir memang layak dikunjungi bagi penyuka wisata air, dimana di tempat tersebut bisa berenang dan bermain air sepuasnya dengan latar belakang pepohonan alami.
Dulu sebelum ada kerjasama dengan PDAM, mata air Mudal masih alami belum ada tembok kelilingnya.
âMata air ini sudah ada sejak dari dulu, sekarang kalau akhir pekan ramai pengunjung," kata warga setempat, Hari.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar