Petani Hibahkan Lahan untuk Warga Terdampak Relokasi Tol Yogyakarta Bawen

Dilihat 3423 kali
Bergotong royong warga Dusun Diwak Karangtengah Desa Karangkajen Kecamatan Secang Kabupaten Magelang mempersiapkan lahan baru untuk pemukiman mereka yang terdampak tol Bawen Yogyakarta

BERITAMAGELANG ID - Seorang petani di Kabupaten Magelang menghibahkan lahannya untuk relokasi puluhan Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pembangunan jalan tol Yogyakarta Bawen.

 

Adalah As'ari warga Dusun Diwak Karangtengah Desa Karangkajen Kecamatan Secang Kabupaten Magelang yang sukarela memberikan tanah pekarangannya menjadi lokasi pemukiman baru bagi warga desanya.


Ia juga tidak memungut biaya atas tanahnya itu. Meski rumahnya sendiri juga akan terdampak proyek infrastruktur pemerintah tersebut.


Lokasi lahan persiapan pemukiman baru bagi warga Dusun Diwak itu merupakan buah dari jerih payah As’ari pada 1995.


"Ini lahan pribadi saya. Dari tahun 1995 kita beli dari sedikit sedikit sampai sekarang itu seluas kurang lebih seluas 40.000 meter persegi," ucap As'ari saat ditemui di lokasi lahan baru, Selasa (1/3).


Bahkan selain ikhlas memberikan tanahnya, pria berusia 60 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini juga mendukung biaya dan tenaga dalam setiap proses penataan pemukiman baru ini.


Menurutnya dengan kondisi sosial masyarakat yang tidak sama, dimana masyarakat kecil atau kurang mampu hanya punya lahan satu satunya rumah dengan kondisi belum layak huni. 


Diungkapkan As’ari uang itu, kemudian untuk mencari lahan membutuhkan biaya. Ia khawatir uang ganti malah habis untuk persiapan itu.


"Dengan penyediaan lahan ini merupakan jalan terbaik bagi warga, karena hampir 50 persen warga juga tidak memiliki lahan luas lebih dari 100 meter. Itu yang menjadi prihatin kita," ucapnya.


Setiap akhir pekan warga Dusun yang terdampak pembangunan jalan tol Bawen Yogyakarta ini bergotong royong membuka akses jalan, menebang kayu, hingga membangun drainase dibukit setinggi sekitar 20 meteran ini.


Dusun Diwak Karangtengah Desa Karangkajen Kecamatan Secang Kabupaten Magelang memiliki 75 KK atau sekitar 500 jiwa yang akan terdampak pembangunan tol Bawen Yogyakarta. Di tanah impian baru ini, nantinya mereka akan terbentang jalan dan ruang pemukiman lengkap dengan fasilitas umum, drainase, jaringan listrik dan air bersih.


Bahkan bagi warga Dusun Diwak dengan adanya lahan hibah ini mereka memiliki harapan pasti hidup lebih rukun damai bersama warga lain meski harus meninggalkan kampung halaman. 


"Ya rasanya senang. Ini kan program pemerintah kita masih mau bareng bareng warga jadi satu," ujar salah satu warga Dusun Diwak, Surani.


Jalan Tol Yogyakarta-Bawen merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 Tahun 2017. Terdapat 69 Desa yang dimungkinkan terdampak pembebasan lahan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen tersebut.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Mengenakan pakaian adat Jawa, Pemerintah Kabupaten Magelang menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman Setda Kabupaten Magelang, Sabtu (2/5/2026). Upacara dipimpin Wakil Mupati Magelang Sahid dan diikuti seluruh ASN secara langsung dan virtual melalui platform Zoom. Wabup mengatakan dalam momen hari pendidikan nasional ini Pemkab Magelang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dari segi pembiayaan dan kesejahteraan guru. Dalam kesempatan tersebut juga ditandatangani pakta integritas seleksi penerimaan murid (SPMB) baru oleh wakil bupati Magelang, Forkopimda serta para kepala perangkat daerah terkait.

♬ original sound - kominfomagelang