BERITAMAGELANG.ID - Jalur Magelang-Salatiga di wilayah Kabupaten Magelang dinilai rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Jalur ini memiliki tanjakan panjang dan berliku terutama di lintasan wilayah Kecamatan Pakis.
Jalur antar kota di lereng barat gunung Merbabu menjadi lebih rawan dilalui terutama saat musim hujan. Selain tanjakan maupun turunan yang berliku, saat hujan menjadi licin dan sering disertai cuaca berkabut.
Beberapa kali terjadi laka lantas di jalur tersebut. Seperti beberapa waktu lalu di tanjakan Dusun Plalar, Desa Pakis Kecamatan Pakis.
âIni menjadi perhatian Polres Magelang. Sehingga perlu adanya antisipasi guna menekan kejadian laka lantas,â kata Kasat lantas Polres Magelang AKP Faris Budiman, Minggu (29/1).
Kasat Lantas menyebutkan beberapa langkah antisipasi lakalantas di jalur Magelang-Salatiga. Langkah yang telah dilakukan diantaranya berupa pemasangan spanduk imbauan berhati-hati. Karena memasuki daerah rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.
Kemudian selanjutnya Pelaksanaan survey lokasi jalan dengan instansi terkait. Seperti Dinas Perhubungan, DPUPR, Bina Marga dan Jasa Raharja agar ditemukan solusi dari permasalahan penyebab sering terjadinya kecelakaan lalu lintas.
âSelain itu kami juga melaksanakan patroli pada lokasi rawan laka lantas di jalur Magelang-Salatiga,â paparnya.
Kasatlantas Polres Magelang itu juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dalam berkendara. Terlebih kondisi cuaca sering hujan mengakibatkan jalan menjadi licin.
âTetap waspada dan perhatikan kecepatan. Ingat, keluarga menunggu Anda di rumah,â pesannya.
@kominfomagelang Mengenakan pakaian adat Jawa, Pemerintah Kabupaten Magelang menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman Setda Kabupaten Magelang, Sabtu (2/5/2026). Upacara dipimpin Wakil Mupati Magelang Sahid dan diikuti seluruh ASN secara langsung dan virtual melalui platform Zoom. Wabup mengatakan dalam momen hari pendidikan nasional ini Pemkab Magelang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dari segi pembiayaan dan kesejahteraan guru. Dalam kesempatan tersebut juga ditandatangani pakta integritas seleksi penerimaan murid (SPMB) baru oleh wakil bupati Magelang, Forkopimda serta para kepala perangkat daerah terkait.
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar