Transportasi Wisata Wajib Utamakan Keselamatan Penumpang

Dilihat 1767 kali
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Imam Basori minta pelayanan wisata di sektor transportasi tetap menjaga keselamatan wisatawan

BERITAMAGELANG.ID - Pelaku wisata di sektor transportasi Kabupaten Magelang, diminta memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi wisatawan. Untuk itu, kendaraan yang melayani wisatawan wajib secara rutin melakukan pengecekan.


"Pengecekan kendaraan harus secara rutin dilakukan, karena untuk menjaga keselamatan wisatawan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Imam Basori, pada Bimtek Program CHSE Komunitas Transportasi Wisata, di Hotel Artos, Kamis (3/12/2020).


Menurut Imam Basori, kendaraan untuk operasional bagi wisatawan, mobil jeep maupun VW yang lagi tren dan menjadi kendaraan favorit wisatawan, mayoritas kendaraan tua. Jika dilakukan uji KIR kendaraan, jelas tidak memenuhi standar. Untuk itu, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, maka alangkah baiknya kendaraan secara rutin dilakukan pemeriksaan.


Contohnya, kondisi ban harus benar-benar prima, kampas rem dan kondisi mesin. Jika rute jalan mendatar, tentu tidak ada masalah. Tapi jika rutenya berat, turun dan menanjak, tentu membahayakan penumpang. 


"Regulasi untuk jeep dan VW belum kami miliki. Ada standar, kalau dilakukan uji KIR, jelas tidak lolos. Tolong dijaga kenyamanan dan keselamatan penumpang," pintanya.


Karena saat ini, belum ada regulasi terkait kendaraan yang digunakan untuk pelayanan transportasi lokal, seperti Jeep main VW yang melayani para wisatawan di kawasan Borobudur, Telomoyo, Perbukitan Menoreh, Ketep Pass dan lainnya. 


Anggota komunitas VW Borobudur, Edy menyatakan, selama ini keselamatan penumpang menjadi prioritas utama, tentunya dengan melakukan pengecekan rutin armada yang melayani wisatawan. 


"Kami sudah melakukan pengecekan rutin kendaraan, sebelum mengangkut wisatawan di kawasan Borobudur," terangnya.


Senada dikatakan Titis, komunitas jeep yang melayani wisatawan di Gunung Telomoyo. Karena Jeep yang digunakan wisatawan naik Gunung Telomoyo, secara rutin dilakukan pengecekan, baik rem maupun kampas kopling. 


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang