Warga Dusun Babadan 2 Kembali Mengungsi

Dilihat 2508 kali
Evakuasi warga Dusun di KRB III Merapi Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang
BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 200 warga Dusun Babadan 2, Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang kembali ke pengungsian, Kamis (7/1/2021). Mereka menempati Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan yang merupakan program Desa Bersaudaranya (sister village).

Proses keberangkatan warga yang tinggal di dusun yang berjarak sekitar 5 kilometer dari puncak Merapi tersebut, sempat  tertunda sekitar satu jam karena hujan cukup deras.

Semula, warga telah sepakat untuk meninggalkan rumahnya untuk kembali ke pengungsian pada pukul 12.00 WIB, namun karena hujan, mereka berkumpul sekitar pukul 13.00 WIB.

Camat Dukun, Amin Sudrajad mengatakan, dengan kembalinya para pengungsi dari Dusun Babadan 2 tersebut, saat ini hanya tersisa satu dusun yang masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) III Merapi.

"Hingga saat ini dari sembilan dusun di Kecamatan Dukun yang direkomendasikan BPPTKG untuk warganya diungsikan, tinggal satu dusun yang belum mengungsi. Yakni, warga di Dusun Batur Ngisor, Desa Ngargomulyo," kata Amin.

Ia menambahkan, di Dusun Batur Ngisor yang belum mengungsi tersebut terdata sekitar 120 orang kelompok rentan. Adapun alasan dari warga Batur Ngisor tersebut belum bersedia mengungsi karena masih akan melakukan musyarawah lebih dulu.

"Kami sangat berharap semua warga yang hingga saat ini belum mengungsi, segera mengungsi. Karena peningkatan aktivitas vulkanik  Gunung Merapi sudah sangat tinggi," ujarnya.

Sesampainya di TEA Desa Mertoyudan, para pengungsi diuji rapid test oleh tim kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang.

"Sebenarnya kami baru seminggu lalu pulang dari lokasi pengungsian di Mertoyudan. Dan kini memilih mengungsi kembali karena Merapi mengalami peningkatan," kata Kepala Dusun Babadan 2, Sudarno. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 📊 Data akurat, pembangunan makin tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar Bimtek Pelatihan Operator Data Desa Tahun 2026 untuk memperkuat kapasitas operator desa dalam menghasilkan data yang berkualitas, faktual, dan terintegrasi. Melalui pelatihan ini, para operator desa dibekali pemahaman dan keterampilan teknis sebagai bekal mendukung pendataan yang menjadi dasar penyusunan kebijakan, pembangunan, pelayanan publik, hingga penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran. Karena pembangunan yang baik selalu berawal dari data yang baik. 💪📈 #Magelang #Desa #Data #PelayananPublik ♬ original sound - kominfomagelang