BERITAMAGELANG.ID - Terobosan Bupati Magelang Grengseng Pamuji dalam mendata warga miskin dengan memberdayakan aparatur sipil negara (ASN) mendapatkan apresiasi.
Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Magelang atas komitmen melakukan verifikasi data kemiskinan (VDK) dengan menerjunkan para ASN ke desa-desa di seluruh wilayah Kabupaten Magelang pada pertengahan 2025 lalu.
Penghargaan diserahkan pada acara Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 di Patra Semarang Hotel & Convention pada Jumat (25/9/2026).
Bupati Magelang Grengseng Pamuji diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis.
Penghargaan diberikan atas dedikasi, komitmen, dan keberhasilan merintis inovasi verifikasi data kemiskinan yang melibatkan ASN secara faktual, demi mewujudkan kebijakan pengentasan kemiskinan yang transparan, akurat, dan tepat sasaran di Kabupaten Magelang.
Bupati Grengseng Pamuji menjadi pelopor di Jawa Tengah bahkan di Indonesia yang berhasil menggerakkan ribuan ASN untuk turun langsung, mengetuk pintu-pintu rumah warga demi memvalidasi data kemiskinan secara faktual dan langsung di lapangan.
Ini membuktikan reformasi birokrasi bukan sekadar urusan administrasi, melainkan aksi nyata empati negara terhadap masyarakat yang membutuhkan.
"Komitmen dalam mewujudkan Satu Data Kemiskinan menjadi fondasi bagi penyaluran program bantuan sosial (bansos)," ujar Asfuri.
Seperti RTLH dan listrik gratis yang tepat sasaran, berkeadilan, dan berdampak nyata bagi penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Magelang.
Dalam VDK tersebut, Pemerintah Kabupaten Magelang melibatkan 8.348 ASN sebagai petugas pendataan yang tersebar di 21 kecamatan dan 372 desa/kelurahan.
Keluarga miskin yang menjadi target verifikasi sebanyak 87.791 rumah tangga yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Para ASN mengumpulkan 36 data pokok kegiatan Regsosek serta 12 pertanyaan tambahan.
Pendataan dilakukan secara langsung ke rumah warga dengan metode wawancara digital computer assisted personal interviewing (CAPI).
Data dimasukkan langsung ke dalam sistem melalui perangkat elektronik.
"Diharapkan Satu Data Indonesia dapat benar-benar menjadi landasan kebijakan pembangunan yang efektif, efisien, dan berpihak kepada masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan," pungkasnya.
Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 memberikan apresiasi kepada para tokoh inspirasi.
Para kepala daerah, pengusaha, tokoh masyarakat, akademisi dan lembaga.
Para bupati wali kota yang meraih penghargaan adalah Wali Kota Semarang, Bupati Semarang, Wali Kota Magelang, Bupati Magelang, Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo, Wali Kota Salatiga, Bupati Kendal, Bupati Demak, Wali Kota Pekalongan.
Di samping itu ada Perumda Air Minum Tirta Gemilang Kabupaten Magelang, Perumda Air Minum Ampera Boyolali, Perumda Air Minum Salatiga, Universitas Diponegoro, Untidar, UNW, Universitas Harkat Negeri.
Kemudian ada Bank Jateng, Bhimasena Power Indonesia, pengusaha Bata Kingdom Temanggung, pengusaha tegel klasik Win Art, dan banyak lainnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang hadir pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Penghargaan tersebut harus menjadi pemacu untuk melahirkan terobosan baru.
"Bagaimana kita dapat membuat award ini lebih bermanfaat untuk masyarakat," katanya.
Ia juga menyinggung peran media massa terutama di tengah maraknya disinformasi hoaks, ujaran kebencian dan informasi belum terverifikasi.
Media menjadi mitra pemerintah untuk menyampaikan kerja-kerja kepada masyarakat. Sekaligus menjadi kontrol sosial.
"Kita kerja banting tulang, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala kalau tidak ter-deliver kepada masyarakat, sama dengan kita tidak kerja," tandasnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar