Sejumlah Warga Kecamatan Salam Dinyatakan Mentas Kemiskinan

Dilihat 309 kali
Secara simbolis penyerahan sertifikat graduasi warga peserta PKH di Kecamatan Salam Kabupaten Magelang.

BERITAMAGELANG.ID - Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Salam, menggraduasi 50an peserta program tersebut, yang dilaksanakan di Krakitan Desa Sucen Kecamatan Salam, Kamis (16/1).


Warga yang ter-Graduasi tersebut, dinilai sudah mentas dari kemiskinan dan dinyatakan telah berdaya (mampu).


Kegiatan yang mengusung tema Berbagi dan Berdaya Bersama PKH Salam, Sebagai Percepatan Graduasi Sejahtera Mandiri dan Penanggulangan Kemiskinan Di Kecamatan Salam. Dalam Rangka Analisis Mengenai Dampak Sosial Kabupaten Magelang, juga dihadiri oleh Dinas Sosial Jateng, PKH Jateng, Forkopimcam Salam dan Kelompok Penerima Manfaat.


Dalam kesempatan tersebut, mewakili Bupati Magelang, Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Iwan Agus Susilo, mengatakan tujuan PKH adalah untuk mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan.


"Dengan cara tingkatkan sumber daya manusia. Memberdayakan warga agar dapat mengurangi beban rumah tangga sangat miskin. Dengan demikian dapat memutus rantai kemiskinan antar generasi," ucap Iwan.


Camat Salam, Indriyanto, mengungkapkan melalui PKH banyak warga Kecamatan Salam yang produktif, diantaranya menghasilkan produk UKM yang laku di pasaran.


"Keberadaan PKH di bawah Dinsos, memberdayakan masyarakat Kecamatan Salam. Selama ini PKH luar biasa kegiatannya kedekatan dengan masyarakat, manfaat luar biasa. Tingkatkan taraf hidup masyarakat. Produk UKM yang berada di stand adalah produk warga salam, tidak ada produk dari luar," ungkap Indriyanto.


Sementara, Koordinator PKH Kecamatan Salam, Ida Ratnawati, menuturkan, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan launching E Warung, sebagai bentuk pemberdayaan warga.


Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan. Dengan E Warung warga dapat melakukan transaksi non tunai.


“Sebagai sistem penyaluran bantuan sosial berbasis non tunai itu untuk mencegah distribusi yang tak tepat kualitas dan kuantitas sehingga bisa dikonversi ke beras, gula, minyak goreng, tepung terigu dan gas elpiji 3 kg. Selanjutnya akan diluncurkan E Warung lainnya di desa wilayah Kecamatan Salam," papar Ida.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar