Belasan Titik Tanah Longsor Landa 4 Kecamatan

Dilihat 2187 kali
Tebing longsor menutup akses jalan di Dusun Miriombo Kulon Desa Giripurno Kaecamatan Borobudur Kabupaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Belasan kejadian tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magelang. Bencana tersebut akibat tingginya curah hujan pada Kamis (15/12/22).


Salah satu tebing setinggi puluhan meter di Dusun Miriombo Kulon Desa Giripurno Kecamatan Borobudur longsor pada Kamis (15/12/22) pukul 15:30 WIB. 


"Longsor ini menutup akses jalan kabupaten. Untuk ketinggian sekitar 40 meter dengan panjang 25 meter," kata ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kecamatan Borobudur, Fauzan Oyes di lokasi, Jumat (16/12/2022).


Material longsor berupa tanah disertai rumpun bambu membuat sebuah tiang listrik roboh. Selain itu juga menutup jalan antar desa yang juga merupakan jalur evakuasi antar Kecamatan Borobudur dan Salaman.


Dengan kondisi itu warga Miriombo kesulitan beraktivitas untuk menuju desa lain. Sedangkan akses alternatif lebih jauh dan berbahaya lantaran lebih curam serta licin saat hujan turun.


Sebuah alat berat milik DPUPR Kabupaten Magelang dikerahkan dalam upaya pembersihan material longsor tersebut. Terlihat juga ratusan personil TNI, Polri, relawan BPBD bersama warga juga membantu upaya tersebut menggunakan peralatan seadanya. Mereka berjibaku memotong dahan pohon dan lumpur dengan cara menyemprotkan air.


Menurut Fauzan, bencana longsor kali ini juga terjadi di tiga titik lain di wilayah perbukitan Menoreh ini. Selain menutup akses jalan meterial longsor juga mengakibatkan jaringan listrik padam.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun menurut Fauzan longsor susulan masih mengancam pemukiman warga dan sejumlah akses jalannya karena adanya retakan tanah diatas lokasi longsor.


"Yang tidak bisa dilewati ada jalur kabupaten, terus di atasnya antar dusun. Pemukiman yang terancam ada di atas titik longsoran. Di atas juga ada rekahan. Total di desa Giripurno ada 4 titik tanah longsor," jelasnya.


Berdasarkan data BPBD Kabupaten Magelang dampak hujan pada Kamis siang hingga malam kemarin terdapat 16 titik kejadian tanah longsor yang tersebar di 12 desa, wilayah Kecamatan Mertoyudan, Borobudur Salaman dan Sawangan. Selain menerjunkan personil untuk melakukan kaji cepat penanganan, BPBD Kabupaten Magelang juga menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan lain untuk kegiatan penanganan longsor tersebut.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 📊 Data akurat, pembangunan makin tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar Bimtek Pelatihan Operator Data Desa Tahun 2026 untuk memperkuat kapasitas operator desa dalam menghasilkan data yang berkualitas, faktual, dan terintegrasi. Melalui pelatihan ini, para operator desa dibekali pemahaman dan keterampilan teknis sebagai bekal mendukung pendataan yang menjadi dasar penyusunan kebijakan, pembangunan, pelayanan publik, hingga penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran. Karena pembangunan yang baik selalu berawal dari data yang baik. 💪📈 #Magelang #Desa #Data #PelayananPublik ♬ original sound - kominfomagelang