Desa Karangrejo Borobudur Menuju ProKlim Lestari

Dilihat 20 kali

BERITAMAGELANG.ID - Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang menjalani Verifikasi Lapangan Calon Desa Program Kampung Iklim (ProKlim) Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI di Kebun Buah Desa Karangrejo, Kamis (13/8/2026). Verifikasi lapangan tersebut menjadi tahapan penting dalam menilai konsistensi dan keberlanjutan berbagai aksi adaptasi serta mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan masyarakat Desa Karangrejo selama bertahun-tahun.

Wakil Bupati Magelang Sahid dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Tim Verifikator KLHK. Menurutnya, perubahan iklim telah memberikan dampak nyata terhadap berbagai sektor kehidupan, mulai dari perubahan pola musim, kekeringan, banjir, longsor, produksi pertanian, ketersediaan air hingga kesehatan masyarakat.

Ia menegaskan, upaya menghadapi perubahan iklim tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat melalui aksi nyata di tingkat desa.

"Program Kampung Iklim bukan sekadar mengejar penghargaan, tetapi merupakan gerakan masyarakat untuk membangun desa yang tangguh menghadapi perubahan iklim, mandiri dalam mengelola sumber daya alam, serta konsisten menjaga kelestarian lingkungan," ujar Sahid.

Pemerintah Kabupaten Magelang, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi hingga komunitas agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, Desa Karangrejo dinilai berhasil mengembangkan Program Kampung Iklim secara konsisten. Setelah meraih predikat ProKlim Utama pada 2017, desa tersebut kini diusulkan naik menjadi ProKlim Lestari. 

"Desa Karangrejo juga telah membina 14 desa mitra ProKlim di Kecamatan Borobudur sebagai bagian dari pengembangan jejaring desa peduli lingkungan," lanjut Sahid. 

Sahid berharap, Desa Karangrejo dapat menjadi pusat pembelajaran ProKlim di Kabupaten Magelang, khususnya dalam bidang konservasi air, ketahanan pangan, pengelolaan sampah, penghijauan, penguatan kelembagaan masyarakat, hingga pengembangan inovasi lingkungan.

Kepala Desa Karangrejo, Muhamad Hely Rofikun berharap, proses verifikasi lapangan dapat memberikan hasil terbaik bagi desanya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendampingi dan mengedukasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Kami berharap hasil verifikasi ini semakin baik. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan mengedukasi masyarakat sehingga budaya menjaga lingkungan dapat terus tumbuh di Desa Karangrejo," katanya.

Hely menjelaskan, Desa Karangrejo merupakan salah satu dari 20 desa di Kecamatan Borobudur yang mendeklarasikan diri sebagai desa wisata berbasis budaya dan potensi alam. Dengan luas wilayah sekitar 174 hektare, terdiri atas enam dusun dan berpenduduk 3.038 jiwa, desa ini terus mendorong gerakan penghijauan, terutama di kawasan wisata Punthuk Setumbu yang menjadi salah satu destinasi unggulan karena lokasinya berdekatan dengan Candi Borobudur.

Tim Verifikasi Lapangan Program Kampung Iklim (ProKlim) Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI, Cut Salfitri menjelaskan, verifikasi dilakukan untuk memastikan seluruh dokumen administrasi sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

"Hari ini kami memverifikasi dokumen sekaligus melakukan validasi di lapangan. Setelah itu tim akan mengunjungi desa binaan untuk melihat implementasi kelembagaan serta aksi-aksi lingkungan yang telah dilakukan sebagai bagian dari Program Kampung Iklim Lestari," jelasnya.

Melalui proses verifikasi ini ia berharap Desa Karangrejo mampu mempertahankan konsistensi dalam menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam membangun kawasan yang tangguh menghadapi perubahan iklim.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 👧🧒✨ 1.217 anak dari seluruh Kabupaten Magelang berkumpul dalam Puncak Hari Anak Nasional ke-42 dengan tema “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”. Bersama, Pemkab Magelang dan seluruh OPD berkolaborasi menghadirkan ruang yang aman, nyaman, sehat, dan ramah anak demi mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan siap membangun masa depan daerah. 🇮🇩❤️ Karena masa depan Magelang dimulai dari anak-anak hari ini! 🌟 #HAN2026 #HariAnakNasional #KabupatenMagelang #Magelang #AnakIndonesia ♬ original sound - kominfomagelang