BERITAMAGELANG.ID - Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Magelang Raya (Mafmara) bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Magelang menggelar pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi guru sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Magelang.
Pelatihan bertajuk "Cerdas, Bijak, Berdampak" tersebut digelar di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang, Jumat (25/9/2026). Kegiatan diikuti 105 guru SD yang berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Magelang.
Pelatihan ini merupakan AI Goes To School Versi 2, yang dikembangkan dengan materi lebih mutakhir dibandingkan versi sebelumnya. Program tersebut merupakan salah satu program unggulan Mafindo yang dilaksanakan di 15 kota di Indonesia.
Ketua tim pelaksana, Susianah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Mafmara dalam meningkatkan literasi AI bagi para guru. AI diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai asisten dalam proses pembelajaran sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih relevan, inovatif, dan menyenangkan bagi siswa.
"Pelatihan ini menjadi bentuk komitmen Mafmara dalam memberikan literasi AI kepada guru, khususnya dalam memanfaatkan AI sebagai asisten cerdas selama proses pembelajaran," kata Susianah.
Trainer pelatihan, Diah Arifika mengatakan kegiatan tersebut juga membuka ruang diskusi mengenai pemanfaatan AI secara kreatif, kritis, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, pemahaman mengenai cara kerja AI penting agar guru tidak hanya mampu menggunakan berbagai perangkat AI, tetapi juga dapat memverifikasi informasi atau hasil yang dihasilkan oleh teknologi tersebut.
"AI bukan menggantikan guru, namun alat bantu guru," tegas Diah.
Salah seorang peserta, Suwardi, mengaku mendapatkan pengalaman baru setelah mengikuti pelatihan tersebut. Ia mengatakan, sebelum mengikuti pelatihan, dirinya masih merasa asing dengan penggunaan AI meski telah mengenal beberapa platform seperti Meta AI dan ChatGPT.
"Sebelum mengikuti kegiatan ini, adanya AI itu saya masih sangat terasa asing. Namun juga sudah sedikit tahu ada Meta AI dan ChatGPT. Ternyata teman-teman AI dari Mafindo Magelang Raya luar biasa," ungkap Suwardi.
Peserta lainnya, Cahyono, mengatakan pemanfaatan teknologi digital sebelumnya menjadi tantangan tersendiri dalam kegiatan pembelajaran.
"Sebelum mengenal AI, kami mengajar kegiatan digital agak sulit dan guru-guru juga sangatlah sulit," ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai aspek pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran. Materi mencakup etika penggunaan AI, penyusunan struktur prompt, serta praktik penggunaan berbagai tools AI.
Program AI Goes To School Versi 2 dirancang khusus bagi guru untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Pelaksanaannya juga memanfaatkan sistem pembelajaran asinkronus berbasis Learning Management System (LMS), sehingga peserta dapat mengakses materi dan melakukan pembelajaran secara fleksibel.
Peserta lainnya, Novi, mengaku memperoleh wawasan baru, khususnya dalam menyusun prompt yang dapat digunakan untuk kebutuhan pendidikan.
"Saya merasa sangat terbantu sekali, tertolong dalam artian pengalaman dan wawasan saya menjadi lebih banyak. Sebelumnya membuat prompt itu selalu biasa, sekarang sudah tahu bagaimana cara membuat prompt yang edukatif. Tentunya nanti bisa kami tularkan untuk pembelajaran kepada anak-anak," ujar Novi.
Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang, Wisnu Agro Budiono, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan AI Goes To School yang digelar Mafindo bersama K3S Kabupaten Magelang.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Mafindo yang telah menyelenggarakan pelatihan AI yang sangat prestisius," kata Wisnu.
Wisnu juga mendorong guru dan kepala sekolah yang mengikuti pelatihan untuk membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada guru lainnya di wilayah masing-masing.
"Bapak ibu guru yang hadir maupun kepala sekolah nanti akan memberikan support agar menginformasikan kepada sekolah-sekolah yang ada di kecamatan panjenengan. Harapan kami demikian," ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti pelatihan dengan antusias. Kegiatan juga diwarnai pembagian sejumlah doorprize berupa voucher belanja dari Mafmara.
Program AI Goes To School merupakan bagian dari upaya Mafindo dalam meningkatkan literasi dan pemanfaatan AI secara bijak di lingkungan pendidikan. Program tersebut mendapat dukungan sejumlah mitra strategis, di antaranya Google.org, AVPN, dan Asian Development Bank (ADB), serta melibatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal dalam implementasinya di berbagai wilayah Indonesia.

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar