Pameran dan Festival Literasi Magelang Ramai Dikunjungi Masyarakat

Dilihat 16 kali

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang, Grengseng Pamuji secara resmi membuka Pameran dan Festival Literasi Kabupaten Magelang Tahun 2026 atau Gemilang Fest (Gebyar Multi Inspirasi Literasi Magelang), Senin (7/9/2026), di Graha Seba Pustaka, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispuspa) Kabupaten Magelang.

Kegiatan yang berlangsung pada 7-11 September 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kunjung Perpustakaan yang dilaksanakan pada 1-14 September 2026.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji dalam sambutannya menyampaikan, Gemilang Fest bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan masyarakat memiliki kesempatan yang setara untuk memperoleh dan memanfaatkan pengetahuan.

"Literasi tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi secara cerdas, kritis, dan produktif," ujar Grengseng.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat cakupan literasi semakin luas, mulai dari literasi digital, finansial, budaya hingga sains. Karena itu, pengetahuan yang diperoleh masyarakat harus mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kesejahteraan.

Grengseng juga mendorong keterlibatan seluruh unsur, mulai dari perangkat daerah, sekolah, perguruan tinggi, pemerintah desa, dunia usaha, komunitas hingga masyarakat dalam membangun ekosistem literasi di Kabupaten Magelang.

"Budaya literasi yang kuat adalah fondasi utama menuju Kabupaten Magelang yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing," kata Grengseng. 

Grengseng menambahkan, gerakan literasi di Magelang memiliki akar sejarah yang panjang. Hal tersebut tercermin dari keberadaan manuskrip Merapi-Merbabu yang menjadi salah satu bukti tradisi pengetahuan masyarakat di kawasan Merapi-Merbabu sejak berabad-abad lalu.

Kepala Dispuspa Kabupaten Magelang, Azis Amin Mujahidin mengatakan, Festival Literasi Kabupaten Magelang 2026 tidak hanya menjadi sebuah kegiatan seremonial, tetapi bagian dari upaya melanjutkan tradisi pengetahuan yang telah tumbuh di tanah Magelang.

"Gemilang Fest menyasar pelajar, mahasiswa, akademisi, pustakawan, pegiat literasi serta masyarakat umum," kata Azis. 

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai agenda, di antaranya pameran buku, expo stand literasi Perpustakaan Desa (Perpusdes), Taman Bacaan Masyarakat (TBM), perguruan tinggi dan komunitas literasi, gelar wicara dan workshop literasi, pementasan karya literasi, expo stand mitra TPBIS, penyerahan apresiasi lomba bidang perpustakaan, serta penyerahan bantuan buku dan sarana prasarana perpustakaan desa dari Komunitas Farrel Literacy.

Azis berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca dan belajar.

"Semoga Festival Literasi Kabupaten Magelang Tahun 2026 menjadi momentum untuk menumbuhkan budaya membaca, memperluas akses pengetahuan, dan memperkuat kolaborasi dalam pembangunan literasi Kabupaten Magelang," pungkasnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar