Ratusan ASN Purna Tugas, Pengabdian Tak Berakhir di Batas Usia

Dilihat 32 kali

BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 144 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang memasuki masa purna tugas setelah menerima Surat Keputusan (SK) Batas Usia Pensiun (BUP). Penyerahan SK Pensiun periode 1 Oktober 2026 hingga 1 Januari 2027 tersebut berlangsung di Pendopo Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Jumat (4/9/2026).

144 ASN yang menerima SK Pensiun Batas Usia Pensiun (BUP) tersebut terdiri atas 125 PNS, sembilan PPPK, dan 10 PPPK Paruh Waktu. Mereka akan memasuki masa purna tugas secara bertahap, yakni 38 orang per 1 Oktober 2026, 30 orang per 1 November 2026, 37 orang per 1 Desember 2026, dan 39 orang per 1 Januari 2027.

Mewakili Bupati Magelang, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, David Rudianto menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi serta loyalitas para ASN yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun.

Menurutnya, purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian. Berakhirnya masa kedinasan justru menjadi awal dari babak kehidupan baru untuk tetap memberikan manfaat di tengah keluarga dan masyarakat.

"Pengabdian kepada bangsa dan negara tidak pernah mengenal batas usia administrasi. Tetaplah berkarya dan menebar manfaat di lingkungan tempat tinggal masing-masing," ujar David.

Ia mengatakan, pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Magelang tidak terlepas dari kontribusi para ASN yang selama bertahun-tahun telah mencurahkan tenaga, pikiran, waktu, dan dedikasinya untuk masyarakat.

Setiap tugas yang diselesaikan, inovasi yang dijalankan, serta pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, lanjutnya, merupakan bagian dari investasi kebaikan yang akan terus menjadi bagian dari perjalanan pembangunan daerah.

"Integritas, dedikasi, dan loyalitas yang telah Bapak dan Ibu tunjukkan selama puluhan tahun akan menjadi fondasi sekaligus teladan bagi generasi penerus ASN yang masih aktif," katanya.

David juga memberikan apresiasi atas kepedulian para calon purna tugas yang turut menyerahkan donasi bibit pohon dan buku. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti bahwa semangat memberikan manfaat bagi daerah tetap tumbuh meskipun masa pengabdian secara kedinasan telah berakhir.

Donasi bibit pohon diharapkan mendukung kelestarian lingkungan, sedangkan donasi buku menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi masyarakat. Keduanya, kata David, dapat menjadi warisan kebaikan yang manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Magelang Ari Handoko menjelaskan, penyerahan SK Pensiun secara formal merupakan bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian ASN. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Pemkab Magelang dengan para calon purnatugas serta memberikan wawasan mengenai layanan klaim otomatis Taspen.

Ari juga menyoroti tantangan regenerasi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang. Berdasarkan jumlah calon purna tugas periode Oktober 2026 hingga Januari 2027, rata-rata terdapat sekitar 30 hingga 40 ASN yang memasuki masa pensiun setiap bulan.

"Kalau dihitung dalam satu tahun, jumlah ASN yang memasuki masa pensiun bisa sekitar 400 sampai 500 orang," ungkapnya.

Di sisi lain, penambahan ASN baru belum sebanding dengan jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun. Penambahan pegawai antara lain berasal dari mutasi maupun penerimaan tertentu, termasuk lulusan IPDN yang jumlahnya relatif terbatas setiap tahun.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keberlangsungan pelayanan pemerintahan sekaligus memastikan regenerasi aparatur dapat berjalan dengan baik.

Mewakili para calon purna tugas, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Wisnu Argo Budiono menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Magelang atas perhatian dan penghargaan yang diberikan.

Menurut Wisnu, perjalanan sebagai ASN bukan hanya tentang menjalankan pekerjaan dan memenuhi kewajiban kedinasan, tetapi juga merupakan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Selama bertahun-tahun kami telah berusaha memberikan apa yang kami mampu. Mungkin belum semuanya sempurna, namun kami berharap setiap tenaga, pikiran, dan pengabdian yang telah diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari kemajuan Kabupaten Magelang," katanya.

Ia menyebut, perjalanan puluhan tahun sebagai ASN menyimpan berbagai cerita, mulai dari suka dan duka, keberhasilan hingga tantangan. Namun, salah satu hal yang paling berharga adalah kebersamaan dan persaudaraan yang terjalin selama menjalankan tugas.

"Perpisahan ini hanyalah akhir dari masa tugas kedinasan, bukan akhir dari kebersamaan. Semoga silaturahmi dan hubungan baik yang telah terjalin tetap terjaga. Kita biasa menyebutnya paseduluran saklawase," tuturnya.

Ia berharap, para calon purna tugas dapat menjalani fase kehidupan berikutnya dengan sehat, bahagia, dan penuh keberkahan serta tetap mampu memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

"Semoga Kabupaten Magelang terus maju, semakin baik, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga seluruh ASN senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas sebagai abdi masyarakat," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 👧🧒✨ 1.217 anak dari seluruh Kabupaten Magelang berkumpul dalam Puncak Hari Anak Nasional ke-42 dengan tema “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”. Bersama, Pemkab Magelang dan seluruh OPD berkolaborasi menghadirkan ruang yang aman, nyaman, sehat, dan ramah anak demi mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan siap membangun masa depan daerah. 🇮🇩❤️ Karena masa depan Magelang dimulai dari anak-anak hari ini! 🌟 #HAN2026 #HariAnakNasional #KabupatenMagelang #Magelang #AnakIndonesia ♬ original sound - kominfomagelang