Pakis Maulud Festival Padukan Tradisi Budaya dan Nilai Keagamaan

Dilihat 216 kali

BERITAMAGELANG.ID - Pakis Maulud Festival di Dusun Pakis Tengah, Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, kembali digelar dengan memadukan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan kirab budaya. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk merawat tradisi sekaligus memperkuat kebersamaan.

Wakil Bupati Magelang, Sahid mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai tidak sekadar menjadi perayaan budaya, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kecintaan masyarakat terhadap tradisi serta nilai-nilai keagamaan.

"Festival ini bukan hanya sekadar perayaan budaya, melainkan juga wujud nyata dari semangat kebersamaan, gotong royong, serta kecintaan kita terhadap tradisi dan nilai-nilai keagamaan," kata Sahid saat hadir membuka acara tersebut, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, Pakis Maulud Carnival melalui kirab budaya menunjukkan bagaimana masyarakat Desa Pakis mampu menjaga warisan leluhur sekaligus memperkuat identitas lokal.

Sahid juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

"Semoga dengan peringatan Maulid ini, kita semakin meneladani sifat-sifat beliau, memperkuat iman, serta menumbuhkan semangat untuk membangun masyarakat yang berakhlak mulia, damai, dan penuh persaudaraan," ujarnya.

Ia memberikan apresiasi kepada panitia, tokoh masyarakat, dan warga Desa Pakis yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.

Camat Pakis, Rahmat Pambudi mengatakan, Pakis Maulud Festival merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Konsistensi tersebut menunjukkan tingginya komitmen masyarakat dalam menjaga tradisi dan mempererat silaturahmi.

"Pakis Maulud Festival ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi, kegiatan ini juga menjadi wadah masyarakat untuk melestarikan budaya dan memperkuat kebersamaan," kata Rahmat.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi agenda budaya masyarakat Pakis yang mampu melibatkan semakin banyak warga.

Rahmat menambahkan, festival tersebut diharapkan dapat menjadi wahana menumbuhkan harapan baru, memperkuat semangat kebudayaan, serta meneguhkan persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Magelang.

"Teruslah menjaga tradisi, memperkuat iman, dan menumbuhkan semangat kebersamaan demi masa depan yang lebih baik bagi Kabupaten Magelang," pungkasnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang