BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperkuat pendidikan karakter bagi generasi muda melalui pendekatan yang tidak hanya mengandalkan pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga pengalaman, pembiasaan, kedisiplinan, dan refleksi diri.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Kemah Karakter Kebangsaan Angkatan 2 Jenjang SMP Tahun 2026 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Magelang Grengseng Pamuji di SMA Taruna Nusantara, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari pada 31 Agustus hingga 3 September 2026 tersebut, diikuti 100 siswa laki-laki terpilih dari SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Magelang.
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji berharap, kegiatan Kemah Karakter Kebangsaan menjadi pengalaman berharga bagi para peserta untuk membawa pulang kebiasaan-kebiasaan positif dan menerapkannya di lingkungan sekolah maupun keluarga.
"Pulang dengan rasa bangga, pulang dengan kebiasaan baru. Saya berharap kebiasaan-kebiasaan baik yang didapat selama di sini bisa dibawa dan diterapkan di sekolah masing-masing," ujar Grengseng.
Menurutnya, pembentukan karakter tidak cukup hanya melalui penyampaian materi atau nasihat, tetapi membutuhkan proses pembiasaan yang dilakukan secara konsisten.
Karena itu, pengalaman selama mengikuti Kemah Karakter Kebangsaan diharapkan dapat menjadi bagian dari proses membangun karakter siswa agar tumbuh menjadi generasi yang memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, serta mampu menentukan dan mempersiapkan masa depannya.
Grengseng juga menyampaikan apresiasi kepada SMA Taruna Nusantara yang telah memberikan kesempatan kepada para siswa SMP Kabupaten Magelang untuk belajar secara langsung dalam lingkungan pendidikan yang menekankan kedisiplinan dan pembentukan karakter.
Ia menilai kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan di Kabupaten Magelang yang semakin kuat.
"Ini bukan sekadar kegiatan biasa, tetapi sebuah terobosan dalam metode pendidikan untuk membangun pembiasaan dan kebiasaan baik. Harapannya, ini bisa mendukung ekosistem pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Magelang," katanya.
Kepala SMA Taruna Nusantara, Mayjen TNI Muhammad Imam Gogor menegaskan, Kemah Karakter Kebangsaan dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi siswa untuk mengenali diri, membangun kebiasaan positif, serta mengembangkan karakter melalui pengalaman langsung.
Selama empat hari, para peserta akan mengikuti berbagai aktivitas yang menekankan kedisiplinan, tanggung jawab, pengendalian diri, kebersamaan, serta kemampuan berinteraksi secara positif dengan orang lain.
"Karakter tidak hanya terbentuk melalui nasihat. Karakter dibentuk oleh kebiasaan. Kebiasaan dimulai dari disiplin dengan waktu," tegasnya.
Menurut Gogor, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk melakukan refleksi terhadap diri sendiri. Para peserta didorong untuk tidak sekadar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, tetapi juga memanfaatkan waktu untuk mengevaluasi apa yang telah dilakukan dan menentukan perubahan positif yang ingin dibangun.
"Gunakan empat hari ini untuk bisa merenung, bertanya kepada diri sendiri, dan menentukan ingin menjadi pribadi seperti apa ke depan," pesannya kepada para peserta.
Ia menambahkan, proses pembentukan karakter membutuhkan dukungan bersama antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan berbagai pihak yang terlibat dalam pendidikan.
"Anak-anak yang hadir di hadapan kita adalah generasi yang akan datang. Tugas kita membantu mereka memahami, bertanggung jawab, dan menyadari potensi yang ada dalam dirinya," ungkapnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Amirudin Zuhri menambahkan, Kemah Karakter Kebangsaan merupakan program prioritas sekaligus inovasi Bupati Magelang dalam memperkuat pendidikan karakter di Kabupaten Magelang.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Kabupaten Magelang Magelang yang Aman, Nyaman, Religius, Unggul, dan Sejahtera (Anyar Gress), khususnya melalui pembangunan sumber daya manusia yang berpendidikan, berbudaya, berkarakter, dan berdaya saing.
"Program ini memberikan intervensi secara sistematis untuk menumbuhkan karakter positif berbasis pengalaman dan refleksi, dengan pendampingan aktif dari guru, konselor, fasilitator, serta narasumber profesional," terangnya.
Ia menjelaskan, materi kegiatan dikemas secara kontekstual dan menyenangkan dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya SMA Taruna Nusantara, kepolisian, TNI, rohaniawan, motivator, edukator, serta unsur profesional lainnya.
Peserta akan mendapatkan pembelajaran yang berkaitan dengan kedisiplinan, ketertiban, kejujuran, tanggung jawab, cinta tanah air, empati, pengendalian diri, hingga kemampuan membangun hubungan positif dengan sesama.
"Jadikan kegiatan ini sebagai momentum mendapatkan pengalaman batin dan pembelajaran untuk memperbaiki karakter sebagai bekal di kemudian hari," pesan Amirudin kepada para peserta.
Ia berharap kolaborasi yang dibangun dalam Kemah Karakter Kebangsaan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya bersama menyiapkan generasi muda Kabupaten Magelang yang memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan ini turut melibatkan para kepala sekolah, guru BK, MKKS, orang tua, Forkopimda, perangkat daerah, serta berbagai stakeholder pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Magelang menegaskan, pendidikan karakter merupakan investasi jangka panjang. Bukan sekadar membentuk siswa yang berprestasi secara akademik, tetapi juga generasi yang disiplin, bertanggung jawab, berintegritas, mampu mengendalikan diri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.

@kominfomagelang 👧🧒✨ 1.217 anak dari seluruh Kabupaten Magelang berkumpul dalam Puncak Hari Anak Nasional ke-42 dengan tema “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”. Bersama, Pemkab Magelang dan seluruh OPD berkolaborasi menghadirkan ruang yang aman, nyaman, sehat, dan ramah anak demi mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan siap membangun masa depan daerah. 🇮🇩❤️ Karena masa depan Magelang dimulai dari anak-anak hari ini! 🌟 #HAN2026 #HariAnakNasional #KabupatenMagelang #Magelang #AnakIndonesia ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar