Pemkab Magelang Berangkatkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Dilihat 24 kali
Pj. Sekda Kabupaten Magelang David Rudianto bersama jajaran secara simbolis melepas bantuan di alaman kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Senin (21/9/2026).

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang secara simbolis melepas dan memberangkatkan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (21/9/2026), dari halaman kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang. Bantuan berupa dana sebesar Rp368.930.000 tersebut selanjutnya disalurkan melalui BPBD Kabupaten Magelang kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.

Pelepasan bantuan ditandai dengan pengibaran bendera dan pemberangkatan tim yang membawa bantuan dari Kabupaten Magelang. Kegiatan tersebut dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang David Rudianto, jajaran BPBD Kabupaten Magelang, Dinas Sosial, PPKB, PPPA, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Magelang.

David Rudianto menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Magelang terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

"Bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas antar daerah dalam menghadapi bencana," kata David

Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana perlu diwujudkan melalui dukungan nyata, sehingga bantuan yang diberikan dapat segera dimanfaatkan oleh mereka yang membutuhkan. Ia berharap dukungan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak.

"Dengan memohon rida Allah SWT, semoga seluruh bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana," ujar David.

Usai pelepasan secara simbolis, bantuan tersebut selanjutnya menjadi tanggung jawab BPBD Kabupaten Magelang untuk dikawal dalam proses penyalurannya. BPBD memastikan bantuan akan diteruskan kepada masyarakat terdampak melalui koordinasi dengan pihak terkait di wilayah bencana.

Sekretaris BPBD Kabupaten Magelang Musokhip mengatakan, pihaknya menerima amanah untuk membawa dan mengawal bantuan tersebut hingga sampai kepada masyarakat terdampak.

"Dana bantuan ini akan kami bawa langsung ke lokasi bencana," kata Musokhip.

Menurut Musokhip, keberangkatan bantuan tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab BPBD dalam memastikan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Magelang dapat diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, proses penyaluran akan tetap dikoordinasikan agar bantuan dapat diterima sesuai dengan sasaran.

"Ini merupakan amanah yang harus kami kawal. Bantuan yang sudah dihimpun dan dipercayakan kepada BPBD akan kami teruskan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana," ujar Musokhip.

Musokhip menambahkan, penyaluran bantuan tidak berhenti pada proses pemberangkatan dari Kabupaten Magelang. BPBD akan memastikan rangkaian penyaluran tetap terkoordinasi hingga bantuan diterima oleh masyarakat di wilayah terdampak.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di lokasi sehingga bantuan ini dapat disalurkan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak," lanjutnya.

Selain bantuan dana, Pemerintah Kabupaten Magelang juga menyiapkan bantuan berupa barang senilai Rp81.462.880. Bantuan barang tersebut dikirimkan melalui Pos Pendukung Logistik Nasional di Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.

Bagi BPBD, keberangkatan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Magelang untuk turut memberikan dukungan dalam penanganan dampak bencana di wilayah lain. Musokhip menegaskan, bantuan yang berasal dari Kabupaten Magelang akan dikawal sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan.

"Harapannya bantuan ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang terdampak dan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka setelah bencana," ujar Musokhip.

Pelepasan bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk solidaritas Pemerintah Kabupaten Magelang terhadap masyarakat NTT yang terdampak gempa. Melalui dukungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Magelang berharap bantuan yang diberangkatkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang