Pemkab Magelang Perkuat Karakter Generasi Muda di Era Digital

Dilihat 19 kali

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang terus mendorong penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan perkembangan zaman, khususnya derasnya arus informasi dan pengaruh media digital.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Magelang, Sahid, saat menghadiri Seminar Penguatan Ideologi Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PPWK) yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Magelang di kampus Institut Syubbanul Wathon (ISW) Magelang, Rabu (4/11/2026).

Dalam sambutannya, Sahid mengingatkan perkembangan teknologi digital membawa berbagai kemudahan, tetapi juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi generasi muda. Kemudahan mengakses informasi harus diimbangi dengan kemampuan memilah dan mencermati informasi agar tidak mudah terpengaruh berita yang belum jelas kebenarannya.

"Kalau kita tidak jeli dan cermat dalam melihat dunia digital dan media sosial, perasaan dan pola pikir kita bisa terpengaruh oleh hal-hal yang belum tentu kebenarannya," ujarnya.

Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan tidak cukup hanya melalui pemahaman teori, tetapi perlu diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Generasi muda, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa yang menempuh pendidikan berbasis keagamaan, diharapkan mampu memadukan ilmu pengetahuan, nilai-nilai agama, serta pengamalan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Sahid juga menekankan pentingnya membangun karakter melalui sikap berbakti kepada orang tua, menghormati guru, menjaga akhlak, serta memperkuat keimanan dan kualitas ibadah.

Ia mengajak para peserta untuk menjadikan rida orang tua sebagai salah satu landasan dalam menjalani kehidupan dan meraih cita-cita. Menurutnya, ilmu yang diperoleh akan semakin bermakna apabila diiringi dengan akhlak yang baik dan kepedulian terhadap sesama.

"Adik-adik semua adalah generasi penerus bangsa. Ke depan, kalianlah yang akan menjadi pemimpin. Karena itu, jangan mudah silau dengan kehidupan dunia. Jadilah pribadi yang mampu menjaga amanah dan berlomba-lomba melakukan kebaikan," pesannya.

Ia berharap kegiatan penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak generasi muda yang memiliki karakter kuat, berintegritas, serta mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Rektor Institut Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang, KH Ahmad Mustofa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Kesbangpol yang telah memberikan kepercayaan kepada kampusnya sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, tema hubungan agama, negara, dan wawasan kebangsaan merupakan pembahasan penting yang akan selalu relevan seiring dengan pergantian generasi.

Ia menjelaskan, dalam perspektif Al-Qur'an, terdapat berbagai gambaran kepemimpinan dengan karakter yang berbeda, di antaranya kisah Nabi Yusuf, Nabi Musa, dan Raja Zulkarnain. Kisah-kisah tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran mengenai kepemimpinan dan bagaimana nilai-nilai kebaikan diwujudkan dalam kehidupan bernegara.

"Al-Qur'an memberikan ruang bagi manusia untuk berijtihad mengenai konsep pemerintahan yang baik. Karena itu, penting bagi kita untuk terus belajar dan memahami bagaimana menjadi warga negara yang memiliki wawasan kebangsaan," ungkapnya.

Ia berharap para mahasiswa dapat mengikuti seminar dengan sungguh-sungguh serta mengambil nilai-nilai positif dari materi yang disampaikan para narasumber untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Magelang berharap penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi tumbuh menjadi karakter dan perilaku generasi muda. Dengan demikian, generasi penerus bangsa dapat menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri, nilai moral, dan semangat persatuan.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar