Warga Sonorejo Candimulyo Terima Bantuan Beras dari Pemerintah

Dilihat 44 kali

BERITAMAGELANG.ID - Bantuan pangan pemerintah menjadi penopang kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang tidak memiliki lahan. Salah satunya dirasakan Sri Ariati (50), warga Desa Sonorejo, Kecamatan Candimulyo, yang mengaku sangat terbantu dengan bantuan beras yang diterimanya.

"Alhamdulillah, bermanfaat sekali, apalagi seperti saya yang tidak punya lahan tanah. Saya bersyukur sekali dengan adanya bantuan ini dan berterima kasih," ungkap Sri Ariati saat menerima bantuan pangan di Kantor Balai Desa Sonorejo, Kecamatan Candimulyo, Kamis (29/10/2026).

Pada penyaluran kali ini, setiap penerima manfaat memperoleh 30 kilogram beras untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga selama tiga bulan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, M. Saleh Mustafa, didampingi Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, bersama jajaran terkait.

M. Saleh Mustafa menyampaikan, bantuan pangan merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan ekonomi, termasuk petani yang telah bekerja keras tetapi belum sepenuhnya menikmati kesejahteraan.

Menurutnya, peningkatan produksi pertanian perlu berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan petani serta memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap memperoleh dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok.

"Jangan merasa sudah berlebihan ketika hasil pertanian kita surplus. Ternyata masih ada saudara-saudara kita yang kekurangan," pesannya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Magelang. Dalam kesempatan tersebut, ia membuka ruang bagi petani untuk menyampaikan kebutuhan sarana produksi pertanian, termasuk pupuk dan obat-obatan, agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat kesejahteraan petani sebagai bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan.

Pimpinan Perum BULOG Kantor Wilayah Yogyakarta, Dedi Aprilyadi melaporkan, penyaluran bantuan pangan di Desa Sonorejo menyasar 98 penerima manfaat. Penyaluran alokasi Oktober-Desember 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, setiap penerima mendapatkan 30 kilogram beras untuk tiga bulan sekaligus. BULOG berkomitmen memastikan penyaluran bantuan memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat waktu, tepat kuantitas, dan tepat kualitas.

Selain penyaluran bantuan pangan, Dedi juga menyampaikan perkembangan pengadaan beras di wilayah kerjanya. Hingga saat ini, penyerapan gabah dan beras telah mencapai 219 ribu ton atau 112 persen dari target 195 ribu ton.

Dari hasil pengadaan tersebut, sekitar 5.000 ton beras juga telah disalurkan ke Kalimantan untuk mendukung kebutuhan pangan di wilayah tersebut.

Capaian itu menunjukkan pentingnya menjaga keberlanjutan produksi pertanian sekaligus memastikan hasil panen dapat dikelola dan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

Bagi Sri Ariati, manfaat bantuan tersebut terasa langsung dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah keterbatasan karena tidak memiliki lahan, ketersediaan beras untuk tiga bulan menjadi dukungan berarti bagi keluarganya.

Melalui penyaluran bantuan pangan dan penguatan sektor pertanian, pemerintah berharap kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga, sementara kesejahteraan petani terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar