Posyandu Jadi Ujung Tombak Pelayanan Dasar Masyarakat

Dilihat 39 kali
Ketua TP PKK Kabupaten Magelang Dian Grengseng Pamuji saat melantik dan mengukuhkan Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Posyandu Kecamatan dan Bunda PAUD Kecamatan.

BERITAMAGELANG.ID - Posyandu di Kabupaten Magelang didorong tidak lagi sekadar menjadi tempat penimbangan balita dan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Lebih dari itu, Posyandu diharapkan menjadi ujung tombak pelayanan dasar masyarakat yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), mulai dari kesehatan hingga perlindungan sosial.

Penguatan tersebut menjadi salah satu fokus kegiatan peningkatan kapasitas Tim Pembina Posyandu Kabupaten Magelang yang digelar di Ballroom Grand Artos Hotel and Convention, Rabu (28/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 55 orang dikukuhkan dan dilantik, terdiri atas 17 Ketua TP PKK Kecamatan, 21 Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, serta 17 Bunda PAUD Kecamatan.

Ketua TP PKK Kabupaten Magelang, Dian Ekawati Grengseng Pamuji menegaskan, amanah yang diberikan kepada para pengurus bukan sekadar jabatan maupun tanggung jawab administratif. Melainkan panggilan pengabdian untuk hadir di tengah masyarakat, memperkuat keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang layak.

"Amanah yang diberikan bukan sekadar kedudukan atau tanggung jawab administratif, tetapi merupakan panggilan pengabdian untuk hadir di tengah masyarakat, memperkuat keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memastikan bahwa setiap warga memperoleh pelayanan yang layak dan berkualitas," ujarnya.

Menurutnya, Posyandu kini memiliki peran semakin strategis sebagai wadah partisipasi masyarakat untuk mendekatkan pelayanan dasar kepada keluarga di tingkat desa dan kelurahan.

Melalui pendekatan Posyandu 6 SPM, pelayanan tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga sosial.

Keenam bidang tersebut saling berkaitan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Kesehatan keluarga, misalnya, tidak terlepas dari ketersediaan air bersih dan sanitasi. Begitu pula pendidikan yang berkaitan dengan kondisi sosial dan pola pengasuhan di lingkungan keluarga.

"Tidak mungkin satu sektor bekerja sendiri untuk menyelesaikan seluruh persoalan masyarakat. Kita membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, TP PKK, kader Posyandu, serta seluruh unsur masyarakat," tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula perwakilan 15 organisasi perangkat daerah (OPD) pendukung enam bidang SPM. Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan memperkuat koordinasi agar pelayanan yang dibutuhkan warga dapat teridentifikasi dan ditindaklanjuti secara terpadu.

Kepala Dispermades Kabupaten Magelang, Margono menjelaskan, penguatan Posyandu 6 SPM merupakan upaya menyamakan pemahaman sekaligus meningkatkan kapasitas Tim Pembina Posyandu di setiap tingkatan.

Ia menyebutkan, pengembangan Posyandu tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu serta Rencana Induk Posyandu Tahun 2024-2029.

Melalui kegiatan ini, Tim Pembina Posyandu diharapkan mampu memperkuat kelembagaan, memfasilitasi koordinasi dengan perangkat daerah, meningkatkan kapasitas kader, serta mendorong pelayanan terintegrasi sesuai kebutuhan masyarakat.

"Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan sinergi antara Tim Pembina Posyandu, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta unsur masyarakat," jelas Margono.

Selain penguatan koordinasi, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menyamakan pemahaman mengenai perencanaan program, pendataan kebutuhan masyarakat, dokumentasi, pemantauan, hingga tindak lanjut pelaksanaan Posyandu 6 SPM.

Salah satu target yang diharapkan dapat didorong melalui kegiatan ini adalah seluruh Posyandu di Kabupaten Magelang memperoleh nomor register dari Kementerian Dalam Negeri.

Untuk memperkaya pemahaman peserta, panitia menghadirkan narasumber Zaenal Azis Masykur dari Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah. Peserta juga mendapatkan kesempatan menyimak praktik baik penyelenggaraan Posyandu yang disampaikan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Grabag, Mira Fatimah.

Dengan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas pengurus, dan dukungan lintas sektor, Posyandu 6 SPM diharapkan semakin optimal dalam menjangkau kebutuhan warga serta menghadirkan pelayanan dasar yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Magelang.


Ketua TP PKK Kabupaten Magelang Dian Grengseng Pamuji saat melantik dan mengukuhkan Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Posyandu Kecamatan dan Bunda PAUD Kecamatan.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar