Bupati Magelang Dorong Pejabat Pemerintah Bekerja Lebih Optimal

Dilihat 1257 kali
Bupati Magelang Zaenal Arifin didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto saat memberikan arahan kepada seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang.
BERITAMAGELANG.ID - Seorang pemimpin (Kepala OPD) harus mampu menjadi ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintahan, dalam upaya mendorong terciptanya pelayanan yang baik untuk kesejahteraan masyarakat. 

Hal tersebut ditekankan Bupati Magelang Zaenal Arifin saat memberikan arahan pada kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan (Leadership Development Program) bagi pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, Selasa (23/1/2024), di Hotel Swiss Bell Hotel Yogyakarta, yang diinisiasi oleh BKPPD Kabupaten Magelang.

Zaenal berharap, melalui kegiatan ini bisa menjadi sarana untuk menguatkan komitmen guna mengoptimalkan peran sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas dan berdaya saing.

Lebih lanjut ia menyampaikan, di tengah-tengah kemajuan teknologi yang hingga saat ini berkembang sangat pesat, sangat berpengaruh terhadap sisi kehidupan manusia, sehingga setiap individu dimana pun dan kapan pun mampu mengakses segala informasi yang dibutuhkan 'informasi dalam genggaman'.

Hal tersebut, tentunya menjadi satu tantangan bagi pelayanan publik, utamanya di dalam tata kelola pemerintah. Untuk itu, tugas yang tidak ringan ini hendaknya perlu ada satu pemahaman bersama bagi aparatur untuk terus berkolaborasi, bersinergi, dan bergotong-royong dalam menghadapi berbagai tantangan yang berkembang, dengan tetap berorientasi memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat.

"Sebagai pemimpin harus bisa mempengaruhi, mengarahkan, memotivasi, dan mengawasi aktivitas orang lain atas tugas-tugas yang telah direncanakan, sehingga dapat mencapai sasaran dan tujuan organisasi," tutur Zaenal.

Menurut Zaenal, pemimpin yang efektif itu harus mampu merencanakan/menetapkan prioritas, mampu berkomunikasi dengan baik, mampu mengajar/mentransfer pengetahuan, mampu menangani konflik dan mampu membimbing bawahannya.

Terkait sikap pemimpin terhadap bawahannya di dalam membimbing, hanya ada kata mampu, mau, tidak mau, atau mampu tetapi tidak mau, bahkan ada juga yang mau tetapi tidak mampu.

"Untuk itu, setelah peningkatan kapasitas ini saya berharap, untuk dijadikan momentum untuk ke arah yang lebih baik lagi, bagi bapak/ibu sebagai pemimpin, sehingga masuk dalam orang yang mau dan mampu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN," tandasnya.

Apalagi saat ini telah diterapkan core values ASN yang diimplementasikan dalam nilai-nilai ASN BerAKHLAK yaitu, berorientasi pada Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif, sebagai fondasi baru bagi Aparatur Sipil Negara.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang