Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan Warnai Hari Peduli Sampah di Kabupaten Magelang

Dilihat 70 kali
Wakil Bupati Magelang, Sahid turut menanam pohon dalam peringatan HPSN 2026.

BERITAMAGELANG.ID - Penanaman pohon dan tebar benih ikan warnai peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Magelang yang dirangkaikan dengan Revitalisasi Pasar Tani Morosuko, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur, Kamis (12/2). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan berbasis desa.


Wakil Bupati Magelang, Sahid menyebutkan, tema HPSN 2026 "Memilah Sampah Kini Jadi Peluang Ekonomi Berkelanjutan" menekankan perubahan paradigma sampah dari beban menjadi sumber daya yang bernilai jika dikelola dengan benar sejak dari sumbernya.


Pemkab Magelang, lanjutnya, terus mendorong Program Sampah Selesai di Desa sebagai strategi utama penyelesaian persoalan sampah berbasis rumah tangga dan desa. Program ini diperkuat dengan pengembangan bank sampah, optimalisasi TPS 3R, pengolahan sampah organik menjadi kompos, hingga pemanfaatan sampah anorganik bernilai ekonomi. 


"Pada 2026, Pemkab Magelang juga merencanakan pengadaan 50 unit mesin RDF untuk mendukung pengelolaan sampah di tingkat desa," ujar wabup.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, Sarifudin menyampaikan, kegiatan HPSN 2026 diikuti sekitar 600 peserta dari unsur OPD, pemerintah desa, TP PKK, penggiat lingkungan, pengelola bank sampah, sekolah Adiwiyata, hingga pelaku wisata. Rangkaian kegiatan meliputi gerakan pungut sampah, senam bersama, peresmian Bank Sampah "Teraklusif", penanaman pohon, penebaran benih ikan, stand layanan publik dan UMKM, serta sarasehan bersama Forkopimda.


Kepala Desa Tegalarum, Agus Ujiwantoro menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemkab Magelang yang menunjuk Desa Tegalarum sebagai tuan rumah HPSN tingkat kabupaten. Ia menegaskan komitmen desa dalam pengelolaan lingkungan melalui penguatan bank sampah, pengembangan Kampung Organik Tegalwangi, serta revitalisasi Pasar Tani Morosuko sebagai ruang pemasaran produk lokal yang bersih dan ramah lingkungan.


"Revitalisasi Pasar Tani Morosuko diharapkan menjadi contoh pasar rakyat yang tertib, berwawasan lingkungan, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan UMKM dan ketahanan pangan lokal, khususnya di kawasan penyangga pariwisata Borobudur," harapnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar