Ratusan Guru Madrasah Ikuti Pelatihan AI untuk Buat Materi Belajar

Dilihat 73 kali

BERITAMAGELANG.ID - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magelang menggandeng komunitas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Magelang sukses menyelenggarakan pelatihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi guru madrasah. 


Pelatihan dilaksanakan secara hybrid, terpusat di Command Center Pusaka Gemilang Kabupaten Magelang, Selasa (10/2) diikuti lebih dari 100 guru madrasah, baik yang hadir langsung maupun yang mengikuti secara daring.


Kepala Diskominfo Kabupaten Magelang, Budi Daryanto menekankan pentingnya guru agar terus mengikuti perkembangan digital.


"Gunakan kesempatan hari ini untuk mengenal AI sebagai asisten cerdas dalam tugas mengajar, sehingga waktu yang ada dapat lebih optimal untuk memberikan perhatian kepada siswa dan santri," pesannya.


Materi pelatihan meliputi pengenalan dasar AI, etika penggunaan AI, teknik prompting, serta praktik pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan. Para peserta juga dibekali akses Learning Management System (LMS) sebagai sarana pembelajaran lanjutan guna memperdalam pemahaman terkait kecerdasan buatan.


Dalam sesi praktik, guru-guru dilatih menggunakan berbagai tools AI untuk menunjang pembelajaran dan pekerjaan administratif. Beberapa di antaranya adalah Napkin AI untuk kebutuhan administrasi serta Suno AI yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di kelas.


Trainer pelatihan, Diah Arifika menyampaikan, Program AI Goes To School (AIGTS) Mafindo hadir untuk memperkuat kapasitas guru madrasah agar adaptif dan kritis di era kecerdasan buatan.


"Melalui literasi digital dan etika AI, guru didorong menjadi garda depan pendidikan yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab di ruang digital," jelasnya.


Pelatihan AI ini juga dihadiri oleh Komisi III DPRD Kabupaten Magelang, Bintang Adi Taruna dan Indra Kurniawan yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.


"AI tidak akan menggantikan peran guru di madrasah, tetapi akan menjadi asisten cerdas yang mendukung kinerja guru," ujar Bintang, anggota komisi III DPRD Kabupaten Magelang.



Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar