Investasi di Kabupaten Magelang Tunjukkan Tren Positif

Dilihat 58 kali

BERITAMAGELANG.ID - Realisasi investasi di Kabupaten Magelang mencatatkan capaian positif dengan angka menembus lebih dari Rp1 triliun. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra) daerah maupun target dari pemerintah provinsi.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Magelang, Adang Atfan, saat menjadi narasumber dalam program talkshow Jamus Gemilang di LPPL Radio Gemilang FM, Senin (9/2).

"Realisasi investasi kita sudah lebih dari Rp1 triliun. Komposisinya didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 86 persen, sementara sisanya sekitar 14 persen berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA)," ujar Adang.

Sektor Unggulan dan Inovasi "Magic"

Meskipun Kabupaten Magelang dikenal sebagai daerah agraris dengan 70 persen lahan berupa pertanian, sektor industri pengolahan kini menjadi penyumbang tertinggi dalam Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Menariknya, industri teknologi tinggi seperti kendaraan listrik mulai melirik dan masuk ke Kabupaten Magelang.

"Untuk terus menggenjot minat investor, DPMPTSP meluncurkan program unggulan bernama "Magic" (Magelang Growth Investment in Collaboration). Program ini bertujuan menyambut investasi secara kolaboratif antar pemangku kepentingan," lanjut Adang.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperkenalkan Anjungan Investasi Magelang (AIM), sebuah platform digital yang memudahkan investor memetakan potensi wilayah dan ketersediaan infrastruktur secara akurat.

Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda pada DPMPTSP Kabupaten Magelang, Ipnu Pangesti Aji menambahkan, saat ini perizinan telah dipermudah melalui sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko. Investor tidak perlu lagi datang langsung, melainkan cukup memproses melalui aplikasi digital.

"Kami juga telah memiliki Perda Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan bagi masyarakat serta investor. Harapannya ini memberikan kepastian hukum dan meningkatkan iklim investasi yang kondusif," harapnya.

Beberapa investor besar tercatat telah menunjukkan komitmennya, di antaranya PT Tirta Fresindo Jaya yang berencana berinvestasi di wilayah Secang dengan nilai investasi yang fantastis. Ada pula investasi di sektor perhotelan di kawasan Mendut dan sektor kesehatan melalui pembangunan rumah sakit.

Adang menegaskan, Kabupaten Magelang tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. Investasi yang masuk diharapkan tidak merusak kultur sosial dan tetap selaras dengan kondisi agraris serta kearifan lokal masyarakat.

"Prinsipnya, investor merasa nyaman, tetapi masyarakat tetap terlindungi. Kami mengundang para investor untuk datang melalui satu pintu di DPMPTSP. Kami siap melayani dan memfasilitasi setiap tahapan perizinan secara optimal," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar